8 Keluarga Nakes RSUD Cilacap yang Rawat ABK Corona India Positif COVID-19

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani proses isolasi terpusat di RS Priscilla Medical Center Sampang, Cilacap, Selasa (25/5/2021). Foto: Idhad Zakaria/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Seorang nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani proses isolasi terpusat di RS Priscilla Medical Center Sampang, Cilacap, Selasa (25/5/2021). Foto: Idhad Zakaria/ANTARA FOTO

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap terus melakukan tracing terhadap kontak erat dari 48 nakes yang terpapar COVID-19 usai merawat 14 ABK MV Hilma Bulker yang terjangkit varian corona India.

Hasilnya, 8 kontak erat dari 48 nakes tersebut ikut dinyatakan positif COVID-19 meski belum dapat dipastikan jenis corona yang menginfeksi.

"Ada (keluarga ikut terpapar corona). 8 orang. Tapi ya belum bisa disimpulkan kalau itu semua penularan varian baru ya, kita tunggu hasil pemeriksaannya," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griana saat dihubungi kumparan, Kamis (27/5).

kumparan post embed
Kapal MV Hilma Bulker yang mengangkut gula rafinasi dari India dengan 13 ABK terdeteksi positif COVID-19, bersandar dan menjalani karantina di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap. Foto: Idhad Zakaria/Antara Foto

Pramesti menjelaskan, 8 orang itu kontak erat dari salah satu dari 48 nakes. Pramesti tak merinci siapa mereka. Dia hanya menjelaskan 8 orang itu tersebut dalam kondisi stabil dan baik. Mereka menjalani karantia mandiri di rumahnya masing-masing.

"Tanpa gejala (OTG) semua. Iya (isoman di rumah), tapi nanti akan diarahkan ke RS Priscilla Medical Center," jelas Pramesti.

Pramesti juga mengkoreksi pernyataan Wamenkes dr Dante Saksono yang sebelumnya menyebut ada 12 keluarga nakes positif corona. Menurut dia, sejauh ini terdeteksi hanya ada 8 orang.

kumparan post embed