News
·
17 Juli 2021 3:00
·
waktu baca 1 menit

850 Ribu Pengungsi Rohingya di Bangladesh Bakal Divaksin COVID-19

Konten ini diproduksi oleh kumparan
850 Ribu Pengungsi Rohingya di Bangladesh Bakal Divaksin COVID-19 (1010347)
searchPerbesar
Kondisi pengungsi Rohingya di tenda darurat yang baru didirikan setelah kebakaran besar di Cox's Bazar, Bangladesh. Foto: Mohammad Ponir Hossain/Reuters
Bangladesh akan mulai memvaksinasi sekitar 850.000 pengungsi Rohingya yang kabur dari Myanmar.
ADVERTISEMENT
Pejabat Bangladesh yang mengurus pengungsian, Shah Rezwan Hayat, mengatakan sekitar 48.000 warga rohingya berusia di atas 55 tahun akan menerima vaksin mulai bulan depan dengan bantuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Kami menargetkan usia 55 tahun karena kekurangan vaksin. Mudah-mudahan kita bisa memberikan vaksin kepada semua pengungsi Rohingya secara bertahap jika tidak ada kekurangan,” ujar Hayat dikutip dari AFP pada Jumat (16/7) waktu setempat.
Bangladesh mengalami lonjakan kasus corona dalam beberapa pekan terakhir. Bangladesh kini telah mencatat lebih dari 1 juta kasus dan lebih dari 17.000 kematian. Para ahli mengatakan jumlah korban sebenarnya 4-5 kali lebih tinggi.
850 Ribu Pengungsi Rohingya di Bangladesh Bakal Divaksin COVID-19 (1010348)
searchPerbesar
Suasana di kamp pengungsian Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh. Foto: Mohammad Ponir Hossain/Reuters
Sebagian besar pengungsi Rohingya melarikan diri melintasi perbatasan pada 2017 untuk menghindari kekerasan militer Myanmar.
ADVERTISEMENT
Sejak pandemi melanda, lebih dari 2.100 warga Rohingya positif COVID-19 dan 24 di antaranya meninggal dunia.
Pengungsi Rohingya menyambut baik vaksinasi dan berharap bisa mencakup lebih banyak orang.
"Kamp-kamp itu padat penduduk. Jadi semua orang berisiko terinfeksi," kata Mohammad Rafiq, seorang pengungsi di kamp Lambasia.