kumparan
28 Oktober 2019 17:01

9 Orang yang Ditangkap Satgas Antimafia Bola: Wasit Hingga LO

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, Satgas Anti Mafia Bolas
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dan satgas Anti mafia bola di kantor PSSI. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Satgas Antimafia Bola kembali menangkap pelaku pengaturan skor di Kalimantan Tengah. Pelaku diduga terlibat match fixing pada Liga 1 dalam laga antara Kalteng Putra melawan Persela Lamongan.
ADVERTISEMENT
Berbeda dengan ketereangan Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Hendra, Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono, menyebut hampir seluruh unsur pertandingan turut ditangkap.
“Tentunya ada wasit, kemudian juga ada instruktur pertandingan, ada asisten wasit, ada LO dan sebagainya,” ucap Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/10).
Rilis Kasus Mafia Bola di Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono (tengah) menghadirkan tersangka dan barang bukti saat rilis kasus mafia bola di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/4). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Argo menyatakan, saat ini 9 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polda Kalimantan Tengah. Tim penegakan hukum yang dipimpin Kombes Suyudi juga sudah terbang ke Palangkaraya untuk pemeriksa 9 orang yang ditangkap.
“Nanti kita akan kembangkan dulu setelah kita mendapatkan keterangan-keterangan dari mereka semua,” tambah dia.
Argo juga belum mau membeberkan peranan 9 orang itu dalam kasus pengaturan skor pada Liga 1 dalam laga antara Kalteng Putra melawan Persela Lamongan.
ADVERTISEMENT
“Tentunya 9 orang itu nanti akan kita dalami kembali peran-perannya seperti apa kemudian dia melakukan apa,” jelasnya.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Hendra menyebut 9 orang yang ditangkap Satgas Antimafia Bola sudah dibebaskan. “Benar dibebaskan, karena tidak ditemukan unsur pelanggaran,” ujar Hendra kepada kumparan, Senin (28/10).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan