News
·
2 September 2020 17:54

Adu Kuat Eri Cahyadi dan Machfud Arifin di Pilwalkot Surabaya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Adu Kuat Eri Cahyadi dan Machfud Arifin di Pilwalkot Surabaya (93061)
Eri Cahyadi dan Machfud Arifin. Foto: Instagram/@cak.machfudarifin dan Instagram/@ericahyadi-
Peta pertarungan untuk merebut orang nomor satu di Pilwalkot Surabaya tampaknya akan diisi oleh dua calon. PDIP sebagai pemilik kursi terbanyak di Surabaya dan bisa mengusung calon sendiri akhirnya menjatuhkan pilihan kepada PNS Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi.
ADVERTISEMENT
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu akan bertarung melawan Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin di Pilwalkot Surabaya.
Lalu, bagaimana kekuatan Eri Cahyadi dan Machfud Arifin dalam mengejar posisi walkot Surabaya pengganti Tri Rismaharini alias Risma?
Siapa Eri Cahyadi?
Eri Cahyadi bisa dibilang belum memiliki jejak di dunia politik. Ia adalah seorang ASN dan kini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Kota Surabaya.
Eri sudah menjadi ASN di Kota Surabaya sejak tahun 2001, karirnya dimulai di Dinas Bangunan Kota Surabaya. Sebelum menjabat Kepala Bappeko, lulusan ITS ini juga pernah menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang.
Pendek kata, karir Eri mirip dengan Risma yang juga sudah malang melintang di sejumlah jabatan penting di Pemkot Surabaya. Namun, pengalaman politiknya memasih masih minim.
ADVERTISEMENT
Eri sejak awal memang sudah didukung oleh Risma ketimbang wakil bupati saat ini Whisnu Sakti Buana yang merupakan anak mantan Sekjen PDIP Sutjipto.
Adu Kuat Eri Cahyadi dan Machfud Arifin di Pilwalkot Surabaya (93062)
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi. Foto: Instagram/@ericahyadi-
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, meski belum punya pengalaman politik panjang tapi Eri sungguh berpengalaman sebagai seorang PNS yang memahami bagaimana mengembangkan Surabaya. Apalagi, selama ini ia menjadi orang yang berperan membantu Risma membangun Surabaya.
"Eri merupakan sosok PNS yang dibesarkan dari kalangan Nahdliyin dan ini juga menunjukkan bagaimana proses kaderisasi kepemimpinan itu dilakukan dengan baik oleh Ibu Tri Rismaharini," kata Hasto dalam Jumpa Pers Virtual seusai pengumuman cakada PDIP tahap V, Rabu (2/9)
"Karena saya dapat informasi bahwa saudara Eri ini telah cukup lama mempersiapkan diri," lanjut Hasto.
ADVERTISEMENT
Di Pilwalkot Surabaya, Eri yang berpasangan dengan Armuji hanya didukung oleh PDIP. Sementara itu 8 parpol lain melabuhkan dukungan kepada Machfud Arifin.
Lalu bagaimana dengan Machfud Arifin?
Machfud memang putra asli Surabaya. Machfud lahir di Gayungan, Surabaya tanggal 6 september 1960. Kini usia Machfud 60 tahun.
Machfud merupakan mantan Kapolda Jawa Timur 2016-2018. Machfud merupakan lulusan Akpol tahun 1986 dan banyak berpengalaman di bidang reserse.
Selain sebagai Kapolda Jatim, Machfud juga pernah menjabat Kapolda Maluku Utara dan Kapolda Kalimantan Selatan. Dia mengakhiri masa dinas sebagai di Korps Bhayangkara pada Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.
Adu Kuat Eri Cahyadi dan Machfud Arifin di Pilwalkot Surabaya (93063)
Machfud Arifin Cawalkot Surabaya. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Selain berpengalaman di hukum, Machfud ternyata pernah terjun di dunia politik. Pada Pilpres 2019 lalu, Machfud merupakan Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amn di Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
Kini peta kekuatan Eri dan Machfud sudah terbentang.
Machfud sendiri memiliki dukungan koalisi yang gemuk. Dia diusung 8 partai politik yaitu PKB, PPP, NasDem, Golkar, Demokrat, PAN, Gerindra dan PKS dengan total jumlah kursi 31 kursi.
Siapa yang akan menang? Kita tunggu 9 Desember mendatang.