Kumparan Logo
dr Erlina Burhan
dr Erlina Burhan.

Ahli: Boleh Lepas Masker di AS Jangan Ditiru RI, Cakupan Vaksinasi Masih Rendah

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
dr Erlina Burhan. Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
dr Erlina Burhan. Foto: Dok. Pribadi

Ketua Asian Pacific Society of Respirology Erlina Burhan turut menanggapi kebijakan boleh melepas masker di Amerika Serikat (AS) bagi yang sudah divaksin corona. Katanya, tingkat kepesertaan vaksinasi COVID-19 yang relatif tinggi.

"Kalau saya ingin menjelaskan kondisi Amerika dan Indonesia itu berbeda. Pertama, mereka sudah mencapai 'herd immunity' vaksinasi sudah cukup banyak di atas 100 juta yang divaksin karena mereka punya fasilitas itu semua Pfizer dan Moderna," kata Erlina dikutip dari Antara, Kamis (29/4).

Dokter spesialis paru di Rumah Sakit Persahabatan itu mengatakan kemampuan memproduksi vaksin secara mandiri di Amerika Serikat telah membuat program vaksinasi berjalan optimal.

"Mereka fokus pada rakyatnya dulu, makanya kita belum dapat Pfizer dan Moderna mereka sudah capai 'herd immunity' yang diharapkan terjadinya perlambatan, melandai dan ke depannya juga menjadi negara yang endemis saja," ujarnya.

Atas dasar itu, kata Erlina, otoritas terkait di Amerika Serikat memiliki wacana untuk mengizinkan rakyatnya melepas masker di ruang terbuka, kecuali saat kerumunan.

"Mungkin Amerika outbound olahraga di luar. Tapi tidak boleh ditiru di Indonesia, karena capaian vaksinasi kita belum banyak, jadi yang punya kekebalan baru sedikit," katanya.

Presiden AS Joe Biden melepas masker saat melonggarkan penggunaan masker. Foto: Kevin Lamarque/Reuters

Indonesia baru memungkinkan menerapkan kebijakan melepas masker manakala sudah sampai pada target kekebalan komunal atau 'herd immunity'.

Meski demikian, Erlina mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan COVID-19 mengingat virus SARS-CoV-2 berkembang dinamis.

"Dulu awalnya hanya yang sakit yang pakai masker. Sekarang semua orang pakai masker baik yang sakit maupun yang tidak. Jadi ini jangan buru-buru meniru," katanya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperbarui panduan pemakaian masker dan mengkonfirmasi orang yang telah disuntik dua dosis vaksin COVID-19 tak perlu lagi bermasker di luar ruangan kecuali berada dalam kelompok besar orang.

Sementara itu, mereka yang belum divaksinasi penuh harus tetap memakai masker dalam situasi tersebut.