AHY: Prabowo Resmikan 5 Infrastruktur Bukti Pemerataan Pembangunan
19 November 2025 14:30 WIB
·
waktu baca 2 menit
AHY: Prabowo Resmikan 5 Infrastruktur Bukti Pemerataan Pembangunan
Presiden Prabowo Subianto hari ini meresmikan Jembatan Kabanaran yang berada di antara Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul, Rabu (19/11).kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Subianto hari ini meresmikan Jembatan Kabanaran yang berada di antara Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul, Rabu (19/11).
ADVERTISEMENT
Secara daring, Prabowo juga meresmikan Jembatan Sambas Besar di Kalimantan Barat; Flyover Canguk di Magelang, Jawa Tengah; underpass Joglo di Surakarta, Jawa Tengah; dan underpass Gatot Subroto di Medan, Sumatra Utara. Totalnya, hari ini ada 5 infrastruktur yang diresmikan Prabowo.
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mendampingi Prabowo dalam acara peresmian itu mengatakan hal ini merupakan bukti komitmen pemerintahan Prabowo.
"Konektivitas sangat penting dan ini menjadi komitmen dari pemerintahan Pak Presiden Prabowo Subianto bukan hanya di Jembatan Kabanaran ini tapi juga tadi secara langsung Pak Menteri PU melaporkan kepada Bapak Presiden ada 4 infrastruktur lainnya yang juga diresmikan secara bersamaan," kata Menko Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai acara.
ADVERTISEMENT
Kelima infrastruktur ini dihadirkan untuk menghubungkan antar-wilayah serta bukti pemerataan pembangunan.
"Ini adalah bukti bahwa pemerataan pembangunan sangat didukung oleh infrastruktur konektivitas apakah itu jalan, jembatan termasuk flyover dan underpass," jelas AHY.
Bukan hanya mengurangi kemacetan, infrastruktur ini juga bertujuan agar antarwilayah terhubung dengan baik. Mobilitas manusia, barang dan jasa semakin baik.
"Akan menurunkan biaya perjalanan, akan menghemat waktu perjalanan dan akan mendorong berbagai sektor ekonomi baik pariwisata ekonomi kreatif dan UMKM. Diharapkan akan menyerap lapangan pekerjaan baru," katanya.
Dalam pembangunannya, proyek-proyek ini menggunakan APBN dan menyerap puluhan ribu tenaga kerja konstruksi.
"Mudah-mudahan bisa digunakan dengan sebaik mungkin dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lokasi yang dibangun infrastruktur ini," jelasnya.
ADVERTISEMENT
