News
·
26 Agustus 2018 11:02

Aksi #2019GantiPresiden di Surabaya Ricuh, Seorang Polwan Kena Cakar

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Aksi #2019GantiPresiden di Surabaya Ricuh, Seorang Polwan Kena Cakar (83085)
searchPerbesar
Polwan tercakar saat amankan aksi #2019GantiPresiden, Minggu (26/8/2018). (Foto: Dok. Polda Jatim)
Polda Jawa Timur membubarkan deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, karena bentrok dengan massa tandingan yang tidak menginginkan aksi tersebut. Massa yang menolak kemudian mengepung Hotel Majapahit, tempat Ahmad Dhani yang memimpin deklarasi #2019GantiPresiden menginap.
ADVERTISEMENT
Dalam peristiwa itu, salah seorang polwa terluka akibat cakaran di wajah. Polisi menyebut yang menyakar adalah salah satu peserta #2019GantiPresiden.
"Seorang polwan jadi korban brutal mereka. Terkena cakar demonstran," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung kepada kumparan, Minggu (26/8).
Menurut Frans, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban dari pihak pendukung #2019GantiPresiden yang telah melukai Bripda Agis. Akibat kerusuhan itu, polisi telah mengamankan beberapa orang.
"Sementara dua orang kita amankan," imbuh Frans.
Aksi #2019GantiPresiden di Surabaya Ricuh, Seorang Polwan Kena Cakar (83086)
searchPerbesar
Polwan tercakar saat amankan aksi #2019GantiPresiden, Minggu (26/8/2018). (Foto: Dok. Polda Jatim)
Dihubungi berbeda, menurut AKBP Lily Djafar, ia menyayangkan tindakan massa #2019GantiPresiden, sebab Bripda Agis akan menikah dalam waktu dekat.
"Tanggal 1 september 2018 ini mau menikah. Tinggal berapa hari lagi," imbuh Lily.
Polda Jatim telah melarang massa pendukung #2019GantiPresiden menggelar aksi. Larangan tersebut dilakukan lantaran pihak kepolisian banyak mendapatkan keluhan dari warga soal adanya kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden. Mulai CFD hingga mobilisasi warga yang ingin ke gereja.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020