kumparan
23 Mei 2019 1:21

Aksi Simpatik Pasukan Siliwangi di Petamburan

Personel TNI bersiaga di Katamso. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Bentrok massa dengan petugas pecah di Jalan Katamso, Petamburan, Jakarta Barat. Massa merangsek maju dengan melempar batu dan petasan, dan kemudian bergantian polisi yang maju dengan gas air mata.
ADVERTISEMENT
Bentrok maju mundur terus berulang. Gas air mata, lemparan petasan, batu, air mineral silih berganti.
Bukan hanya lemparan batu dan petasan saja, massa juga mengata-ngatai petugas kepolisian. Caci maki terdengar. Kondisi panas massa dan polisi ini terus terjadi, hingga datang pasukan TNI dari Kodam Siliwangi, Rabu (22/5) malam.
Petugas TNI mengambil alih penanganan massa demonstran. Pukul 22.30 WIB, puluhan petugas TNI dari Kodam III Siliwangi berjalan menghampiri demonstran.
Personel TNI bersiaga di Katamso. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Saat berhadapan dengan Massa, salah satu anggota TNI meminta massa untuk mundur.
“Kita mundur, mundur. Kalian tidak berbuat apa-apa buat bangsa jika terus seperti ini. Lebih baik mundur dan bubar,” kata salah satu petugas TNI di kerumunan massa.
“Kita tidak bawa senjata, ayo mundur,” imbuhnya sambil mengangkat kedua tangan.
ADVERTISEMENT
Menjawab permintaan TNI, koordinator massa menyambutnya. Pria berkopiah putih itu kemudian meminta peserta aksi untuk mundur.
“Ini ada Pak TNI, mundur-mundur. Jangan bikin malu, jangan bikin Pak TNI kecewa. Gue udah korbankan nama buat lo,” ucap orang tersebut.
“Hidup TNI, hidup TNI, hidup TNI,” balas peserta aksi.
Kemudian, para demonstran perlahan mundur. Namun mereka menolak untuk bubar dan tetap berada di lokasi sambil berdialog dengan para petugas TNI. Ketegangan mencair, suasana panas mereda.
Video
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan