kumparan
14 Mei 2018 20:10

Aksi Solidaritas Warga Aceh untuk Korban Bom: Islam Cinta Damai

Solidaritas warga Banda Aceh tolak terorisme.
Solidaritas warga Banda Aceh tolak terorisme. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Surabaya dan sekitarnya diserang teror bom, empati dari berbagai daerah terus bergulir. Di Banda Aceh, sejumlah warga dari berbagai elemen menggelar aksi solidaritas dengan menandatangani petisi tolak terorisme, Senin (14/5).
ADVERTISEMENT
Digelar di tempat wisata Pantai Ulee Lheue, Banda Aceh, sore tadi mereka berbondong-bondong menandatangani petisi dan menuliskan opini mereka terkait aksi teror, di atas spanduk berwarna merah putih. Lengkap dengan tulisan #KamiTidakTakutTeror dan #DukaKamiUntukPahlawan.
Aksi ini dikawal oleh petugas kepolisian Polresta Banda Aceh. Pantuan di lokasi, warga yang awalnya hanya sekadar melintasi kawasan pantai Ulee Lheu, juga ikut berhenti dan berhabung dalam aksi solidaritas tersebut. Puluhan anggota komunitas motor Vespa juga ikut berpartisipasi.
Solidaritas warga Banda Aceh tolak terorisme.
Solidaritas warga Banda Aceh tolak terorisme. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Beragam kalimat bernada antiterorisme tertulis ringan namun lugas di atas panduk tersebut. Seperti “NKRI Harga Mati. Islam Cinta Damai” , hingga “Kami Enggak takut teroris, kami takut Enggak makan" dan lain sebagainya.
Polresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto, memgatakan tanda tangan petisi tersebut bukan hanya sebagai simbol ucapan belasungkawa dari masyarakat Banda Aceh rentetan teror bom di di Surabaya, namun juga terhadap tewasnya sejumlah anggota Polri dalam rusuh di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
ADVERTISEMENT
“Ini merupakan sebagai wujud kepedulian masyarakat untuk sama-sama menyampaikan bahwa jangan takut pada teroris. Bersama-sama untuk melawan itu dan semua elemen masyarakat supaya ikut mengantisipasi segala hal yang terjadi,” ujar Trisno di lokasi aksi, Senin (14/5).
Solidaritas warga Banda Aceh tolak terorisme.
Solidaritas warga Banda Aceh tolak terorisme. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Terkait dengan peningkatan keamanan di Aceh untuk mengantisipasi aksi teror, Trisno menegaskan pihaknya sejak Minggu (13/5) telah memperketat pengamanan di markas kepolisian. Timnya juga telah melakukan patroli bersama di sejumlah titik rawan.
“Secara umum semua kita amankan, mengingat situasi yang terjadi dalam dua hari ini dan juga akan menghadapi bulan ramadhan. Maka kita tetap berusaha menjaga keamanan, agar semua masyarakat bisa melakukan aktivitas dengan aman, nyaman tidak terpengaruh oleh hal-hal lain dan tetap waspada,” pungkas Trisno.
Solidaritas warga Banda Aceh tolak terorisme.
Solidaritas warga Banda Aceh tolak terorisme. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan