Al-Sisi Resmi Menangi Pemilu Mesir dengan 97 Persen Suara

Abdel Fattah al-Sisi resmi dinyatakan memenangi pemilu Mesir dan akan menjadi presiden lagi. Dalam penghitungan suara, perolehan suara Sisi dalam pemilu pekan lalu nyaris sempurna, 97 persen.
Diberitakan Reuters, hasil pemilu resmi ini diumumkan pada Senin (2/3). Sisi mendapatkan 21,8 juta suara, menang telak dari penantang semata wayangnya, Moussa Mostafa Moussa, yang hanya mendapat 656.534. Suara yang didapatkan Moussa bahkan jauh lebih sedikit dibanding surat suara yang rusak, yaitu 1,8 juta.
Moussa sendiri adalah bekas pendukung Sisi. Banyak suara miring yang mengatakan, Moussa sengaja maju jadi capres karena tidak ada penantang lain pada pemilu.
Sebenarnya ada beberapa kandidat lainnya, namun dibatalkan. Salah satunya adalah mantan kepala staf militer Mesir Sami Anan yang ditangkap pada Januari lalu setelah mengumumkan rencana keikutsertaannya dalam pemilu.

Menurut militer, Anan ditangkap dengan alasan melanggar hukum di negara itu karena secara ilegal mengumumkan jadi capres. Reuters juga menuliskan, beberapa calon penantang Sisi akhirnya mundur sebelum pemilu karena diintimidasi.
Sisi membantah tuduhan tersebut dan mengaku tidak terlibat dalam mundurnya para calon presiden. Dia mengatakan ingin agar pemilu tersebut diikuti sebanyak-banyaknya orang.
Walau al-Sisi menang gemilang, namun warga yang memilih dalam pemilu tiga hari Senin pekan lalu hanya diikuti oleh 41 persen pemilih terdaftar.

Kebanyakan warga Mesir kepada Reuters mengatakan enggan memilih karena sudah tahu siapa yang akan menang. Para pemilu 2014, Sisi mendapatkan 96,9 persen suara.
Komisi pemilu Mesir mengatakan dalam pengumuman pemenang bahwa pemilihan itu dilakukan "dengan standar internasional tertinggi, berintegritas dan transparan".
Sisi adalah pemimpin militer yang menggulingkan Mohamed Mursi, presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, pada 2013 lalu. Menurut Sisi, di bawah kepemimpinannya, Mesir mulai beranjak menuju stabilitas dan keamanan.
