News
·
19 November 2020 18:38

Amankan Vaksin Corona untuk Rakyat Filipina, Duterte Setuju Bayar Uang Muka

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Amankan Vaksin Corona untuk Rakyat Filipina, Duterte Setuju Bayar Uang Muka (487370)
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Foto: Ted ALJIBE / AFP
Presiden Filipina Rodrigo Duterte berubah pikiran. Dia akhirnya mau membayar uang muka pembelian vaksin corona.
ADVERTISEMENT
Duterte merupakan pemimpin dunia yang melempar kritik tajam kepada pabrikan vaksin negara-negara Barat. Kemarahan dipicu kebijakan pabrikan vaksin Barat yang minta uang muka pemesanan vaksin.
Namun, Duterte kini mulai melembek. Jubir Kepresidenan Filipina Harry Roque menyebut selain setuju bayar uang muka, Duterte akan mengeluarkan Perintah Presiden agar vaksin bisa segera digunakan.
“Kami setuju bayar uang muka karena jika kami tidak melakukan mungkin kami akan menjadi negara terakhir yang mendapat vaksin,” kata Roque seperti dikutip dari Reuters.
Rencananya, untuk tahap awal Filipina memesan 50 juta dosis vaksin. Sisanya akan diberikan pada 2021 mendatang.
Sementara itu, anggota gugus tugas penanganan virus corona di Filipina, Carlito Galvez, mengatakan, pemerintah sedang berbicara dengan Pfizer dan Moderna untuk pendistribusian vaksin.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Filipina juga ikut serta dalam program penyediaan vaksin multilateral WHO, COVAX.
Sebelumnya, setelah mengkritik pabrikan vaksin Barat, Duterte menegaskan akan membeli vaksin buatan Rusia dan China. Belum diketahui apakah Filipina jadi membeli vaksin buatan dua negara itu atau tidak.
Saat ini Filipina menjadi negara dengan jumlah kasus infeksi corona tertinggi kedua di Asia Tenggara. Peringkat pertama masih diduduki Indonesia.
Per Kamis (19/11) terdapat 413.430 kasus corona di Filipina. Sebanyak 7.998 di antaranya meninggal dunia.