News
·
19 Oktober 2020 22:05

Anggota Polres Selayar, Sulsel, Tewas dengan Luka Tembak di Dada saat di Musala

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Anggota Polres Selayar, Sulsel, Tewas dengan Luka Tembak di Dada saat di Musala (365)
Ilustrasi polisi. Foto: ANTARA FOTO/Rahmad
Seorang anggota Polres Kepulauan Selayar, Bripda MI, ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian dada pada Senin (19/10) pukul 17.30 WITA. Dia ditemukan terkapar dan bersimbah darah di Musala Penjagaan Polres Selayar, Sulsel.
ADVERTISEMENT
Kapolres Selayar, AKBP Temmangnganro Machmud, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, Bripda MI meninggal dunia karena tertembak di bagian dada. Namun ia belum bisa memastikan apakah Bripda MI tewas dibunuh lantaran masih diselidiki.
"Sementara masih kami dalami, kami belum bisa memastikan (dibunuh atau tidak), masih olah TKP," kata Machmud kepada wartawan pada Senin (19/10).
Bripda MI merupakan anggota Polri yang bertugas Satuan Sabhara Polres Selayar. Dia pertama kali ditemukan terkapar bersimbah darah di Musala yang sekaligus tempat penyimpanan senjata api penjagaan, oleh anggota Paminal Polres Selayar, Bripda Ary Aryansyah.
Anggota Polres Selayar, Sulsel, Tewas dengan Luka Tembak di Dada saat di Musala (366)
Anggota Polres Selayar Tewas Tertembak di Dada. Foto: Dok. Istimewa
"Anggota Paminal ini lagi tugas, kemudian mendengar suara tembakan. Sehingga, dia mencari tahu suara tembakan tersebut dan menemukan Bripda MI ini telah tertembak dengan senjata V2 Sabhara di dada sebelah kiri. Senjata yang digunakan itu masih ada di sampingnya," ucap Machmud.
ADVERTISEMENT
Saat Bripda MI ditemukan tertembak, dia masih mengenakan seragam lengkap Polri Satuan Sabhara. Dia juga sempat dilarikan ke Rumah Sakit KH Hayyung Kepulauan Selayar untuk diberikan perawatan medis. Tapi nahas, dia dinyatakan telah meninggal dunia.
"Saat ini, kami fokus untuk pengurusan jenazah dan keluarga sudah mengikhlaskan," ucapnya.