kumparan
search-gray
News16 September 2019 21:30

Anies akan Telepon Mensos untuk Tertibkan Para Pencari Suaka

Konten Redaksi kumparan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri peluncuran buku "Biografi Muhammad Natsir"
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri peluncuran buku "Biografi Muhammad Natsir" di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (7/9). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Sejumlah pencari suaka kembali menggelar tenda dan memenuhi trotoar di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menelepon Menteri Sosial Agus Gumiwang untuk mengatasi hal ini.
ADVERTISEMENT
Sebab, Anies menjelaskan, meski para pencari suaka berada di wilayah Jakarta, namun DKI tak memiliki kewenangan apapun. Adapun kewenangan untuk mengurus para pencari suaka ada di tangan pemerintah pusat.
"Ini memang terjadinya di wilayah Jakarta, wewenangnya ada di pemerintah pusat, saya akan telepon Pak Mensos," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/9).
Pencari suaka di Tempat Penampungan Sementara
Sejumlah pencari suaka bersantai di Tempat Penampungan Sementara, Kalideres, Jakarta, Senin (2/9/2019). Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Dia mengatakan, Kementerian Sosial kabarnya telah menyediakan tempat untuk para pencari suaka di daerah Cilangkap. Nantinya, Anies akan meminta Agus untuk kemudian memindahkan para pencari suaka ke tempat tersebut.
"Pak Mensos waktu itu sudah siapkan tempat di Timur, Cilangkap itu. Ada tempat Kemensos punya tempat di sana. Terus mereka siapkan tempat di situ. Nanti saya minta supaya biar ditangani di sana. Karena itu kewenangannya di pusat," jelas dia.
LIPSUS, Para Pencari Suaka, Kalideres
Sejumlah pencari suaka beraktivitas di dekat tenda yang didirikan di trotoar jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menurutnya, para pencari suaka sendiri datang ke Jakarta karena kantor UNHCR berada di Jakarta. Sehingga, para pengungsi berkumpul di daerah sekitar kantor UNHCR.
ADVERTISEMENT
"Lokasinya di Jakarta karena Jakarta ibu kota ada UNHCR, kalau enggak ada UNHCR barangkali mereka juga enggak datang ke sini. Ini kan kantornya di sini, kantornya di Kebon Sirih pula. Jadi saya akan koordinasi dengan pusat, untuk pusat mau meng-handle itu," tutupnya.
Untuk diketahui, sebelumnya UNHCR telah membagikan bantuan dana kepada 400 pencari suaka untuk mencari huniannya sendiri. Namun, sekitar dua hari yang lalu, sejumlah pencari suaka kembali ke trotoar Kebon Sirih.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white