News
·
22 November 2020 21:39

Anies Minta Masyarakat Tak Abai Protokol Kesehatan: Penularan Corona Masih Ada

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Anies Minta Masyarakat Tak Abai Protokol Kesehatan: Penularan Corona Masih Ada (663928)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Youtube/Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang PSBB transisi selama dua pekan ke depan hingga 6 Desember 2020. Hal itu dilakukan karena berdasarkan data dari ahli epidemiologis wabah corona di Jakarta masih terkendali. Meski begitu, ia tetap meminta masyarakat patuh protokol kesehatan.
ADVERTISEMENT
Alasannya, karena Jakarta baru saja memecahkan rekor penambahan kasus terbanyak pada Sabtu (21/11). Itu artinya penularan virus corona masih tinggi.
"Laporan harian kasus positif di Jakarta mencapai rekor baru yaitu 1.579 kasus hari Sabtu (21/11) kemarin. Kondisi tersebut jangan sampai membuat kita semakin abai dan tidak disiplin," kata Anies dalam keterangannya, Minggu (22/11).
Ingat, masih terjadi penularan meskipun melambat.
--Anies Baswedan
Anies mengingatkan, Pemprov DKI bisa kembali memperketat PSBB bila ada peningkatan kasus yang signifikan. Kebijakan rem darurat bisa kembali ditarik demi menyelamatkan pelayanan sistem kesehatan.
Kondisi tersebut tentu tidak diinginkan oleh semua pihak. Maka itu Anies akan meningkatkan penegakan aturan protokol kesehatan di masyarakat demi mencegah penularan COVID-19.
"Ke depan, kami akan semakin memasifkan penegakan aturan atas protokol kesehatan dan kami berharap masyarakat proaktif bila mengetahui pelanggaran. Masyarakat juga tidak perlu khawatir untuk melaporkan bila merasa terpapar atau bergejala," kata Anies.
ADVERTISEMENT
"Ini adalah ikhtiar bersama. Kami tekankan kembali, tetap disiplin protokol kesehatan. COVID-19 masih ada," tambah Anies.