News
·
23 Februari 2021 7:52

Anies soal Banjir DKI: Surut dalam Sehari, Tenda Pengungsi Tetap Disiagakan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Anies soal Banjir DKI: Surut dalam Sehari, Tenda Pengungsi Tetap Disiagakan (30182)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertakziah ke rumah duka korban meninggal akibat banjir di dekat RPTRA Kembangan Utara. Foto: PPID DKI Jakarta
Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Jumat (19/2) malam hingga Sabtu (20/2) pagi menyebabkan sejumlah titik di ibu kota terendam banjir. Tetapi pada Senin (22/2), tak ada lagi laporan genangan air atau banjir di Jakarta, baik itu laporan resmi maupun di aplikasi JAKI.
ADVERTISEMENT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeklaim, banjir Jakarta surut dalam satu hari saja. Hal itu berhasil dilakukan karena petugas sudah disiagakan.
"Antisipasi itu dilakukan dari kemarin-kemarin, atas izin Allah, satu hari kering. Kenapa? Karena jajaran dalam posisi siaga," kata Anies di kawasan Kemang, Minggu (21/2).
Anies mengatakan, hingga Senin dini hari tepatnya jam 03.00 WIB, dipastikan 100 persen wilayah tergenang banjir sudah surut.
Padahal, curah hujan di DKI Jakarta yang menyebabkan banjir mencapai 226 mm per hari pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Dalam ukuran BMKG, curah hujan di atas 150 mm masuk dalam kategori ekstrem.
Dengan surutnya banjir, kata dia, seluruh masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas dengan normal pagi ini. Kegiatan ekonomi dan pemerintahan seluruhnya bisa berjalan dengan normal.
ADVERTISEMENT
"Jadi alhamdulillah hari Senin pagi seluruh kegiatan perekonomian, kegiatan pemerintahan bisa berlangsung tanpa ada gangguan sedikit pun akibat curah hujan ekstrem pada hari Sabtu yang lalu," tuturnya.
Anies soal Banjir DKI: Surut dalam Sehari, Tenda Pengungsi Tetap Disiagakan (30183)
Warga mengambil air dari tempat makan yang terdampak banjir di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (21/2/2021). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Jakarta Masih Siaga Banjir
Meskipun sudah surut, bukan berarti Jakarta lepas dari ancaman banjir. Sebab, cuaca ekstrem juga diprediksi akan terjadi hingga beberapa hari ke depan di ibu kota.
Merespons ramalan cuaca BMKG ini, Anies menyatakan, pihaknya akan terus bersiaga untuk mengantisipasi banjir dan hal-hal tak diinginkan lainnya.
"Kami di Pemprov DKI Jakarta terus bersiaga karena ramalan cuaca dari BMKG menyampaikan bahwa pulau Jawa khususnya di kawasan pesisir utara masih memiliki risiko curah hujan ekstrem. Seperti kita alami hari Sabtu dan Minggu kemarin," kata dia.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, Anies membeberkan bahwa daya tampung air di DKI Jakarta adalah 100 mm. Jika curah hujan di bawah 100 mm, Anies memerintahkan anak buahnya agar tidak terjadi genangan atau banjir.
"Saya ingin garis bawahi bahwa curah hujan di luar kendali kita dan seperti yang saya sampaikan, kapasitas kita sampai dengan 100 mm. Kalau di bawah 100 milimeter tidak boleh ada genangan dan banjir," kata Anies.
Namun jika air di atas 100 mm, dia memastikan Pemprov DKI akan melakukan penyurutan air secepat mungkin.
Anies soal Banjir DKI: Surut dalam Sehari, Tenda Pengungsi Tetap Disiagakan (30184)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau penanganan banjir di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (22/2). Foto: PPID DKI JAKARTA
Banjir di Rawa Buaya Surut Kurang dari 24 Jam
Di hari yang sama, Anies meninjau RT 02/ RW 01, Kelurahan Rawa Buaya , Jakarta Barat. Lokasi ini sempat terendam banjir hingga 2 meter.
ADVERTISEMENT
Anies mengatakan, banjir di kawasan Rawa Buaya ini surut dalam waktu kurang dari 24 jam. Padahal biasanya Rawa Buaya butuh waktu 5 hari untuk surut total.
"Seperti yang disampaikan Pak RW tadi, biasanya 5 hari baru surut, kali ini kurang dari 24 jam semuanya surut," kata Anies.
Dia menjelaskan, penanganan banjir dihitung mulai dari hujan berhenti dan sungai tak lagi mengalir deras. Adapun untuk kawasan Rawa Buaya ini menerima limpahan air dari Kali Mookevart.
Anies menyampaikan apresiasinya pada seluruh jajaran yang bekerja dalam penanganan banjir. "Saya sampaikan terima kasih, mereka tidak tampak di depan kamera, dan mereka bekerja siang malam memastikan tempat ini surut," ucap dia.
Anies soal Banjir DKI: Surut dalam Sehari, Tenda Pengungsi Tetap Disiagakan (30185)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau penanganan banjir di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (22/2). Foto: PPID DKI JAKARTA
Tenda Pengungsian Tetap Disiagakan
ADVERTISEMENT
Meski air sudah surut 100 persen, tenda-tenda pengungsian tetap disiagakan. Pemprov DKI akan tetap mendirikan tenda hingga seluruh dampak banjir, termasuk rumah warga yang terdampak, bersih dari banjir.
"Alhamdulillah sampai pagi ini tenda pengungsian masih ada, tetapi pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing," kata Anies.
Tenda akan tetap disiagakan untuk menampung warga yang butuh tempat selama melakukan pembersihan rumah dan lingkungan tempat tinggalnya. Kebutuhan pangan juga masih akan disuplai di tenda-tenda yang masih berdiri.
"Fasilitas tenda masih tetap disiapkan, fasilitas kebutuhan pangan masih tetap disiapkan, sehingga mereka masih punya tempat berteduh sambil semua kerja bakti untuk membersihkan tempat yang terdampak oleh banjir. Jadi fasilitasnya tetap berada di sana," tuturnya.
Sehari sebelumnya, Anies menyebut, masih ada 10 tempat pengungsian yang masih menampung korban banjir. Senin pagi, semua sudah kembali ke rumah.
ADVERTISEMENT
***
Saksikan video menarik di bawah ini: