Aparat Jangan Ragu Tindak Pemalsu Hasil Tes PCR

21 Oktober 2021 15:32
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Aparat Jangan Ragu Tindak Pemalsu Hasil Tes PCR (233561)
searchPerbesar
Suasana layana swab COVID-19 yang dibuka untuk umum di Bandara SOekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto: Angkasa Pura II
Pemerintah kembali mewajibkan hasil tes negatif lewat PCR untuk sejumlah perjalanan menggunakan transportasi umum, termasuk pesawat. Keputusan ini sempat menimbulkan pro kontra.
ADVERTISEMENT
Salah satu kekhawatiran dari kembali diberlakukan syarat PCR, yakni adanya orang yang memalsukan surat hasil tes PCR. Untuk itu, Jubir Satgas COVID-19, Prof Wiku, meminta aparat khususnya polisi untuk tidak ragu menindak pelaku pemalsuan tes PCR.
"Kami mohon kepada setiap orang jangan mencoba untuk melakukan pemalsuan atau pelanggaran ini karena itu akan membahayakan keselamatan dan kesehatan dari masyarakat yang sedang bepergian," kata Prof Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/10).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Aparat Jangan Ragu Tindak Pemalsu Hasil Tes PCR (233562)
searchPerbesar
Prof. Wiku Adisasmito. Foto: Dok. BNPB
Untuk itu aparat jangan ragu-ragu juga untuk menegakkan peraturan sesuai dengan hukum yang ada agar tidak terjadi pelanggaran yang terjadi selama ini.
--Prof Wiku
Wiku mengingatkan, pemalsuan hasil tes PCR tidak hanya soal masalah hukum. Lebih dari itu justru membahayakan banyak masyarakat karena bisa saja corona tertular saat di transportasi umum.
"Upaya-upaya untuk melakukan pemalsuan testing dalam rangka skrining itu tentunya akan membahayakan masyarakat sendiri," ucap dia.
ADVERTISEMENT
===
Ikuti survei kumparan dan menangi e-voucher senilai total Rp3 juta. Isi surveinya sekarang di kum.pr/surveinews
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020