kumparan
18 Desember 2019 11:52

Australia Alami Hari Terpanas dalam Sejarah

PTR, Ilustrasi cuaca panas
Ilustrasi cuaca panas. Foto: FREDERIC J. BROWN / AFP
Australia mengalami hari terpanas dalam sejarahnya. Suhu rata-rata mencapai 40,9 derajat celcius.
ADVERTISEMENT
Badan Meteorologi Australia (BOM) menyebut, udara panas pada Selasa (17/12) melampaui rekor sebelumnya, yaitu 40,3 derajat celcius pada 7 Januari 2013.
Cuaca 'super' panas di Australia diperkirakan berlangsung sampai akhir pekan ini. Bahkan rekor tersebut sangat mungkin terpecahkan.
Ilustrasi cuaca panas
Ilustrasi cuaca panas. Foto: Miguel MEDINA / AFP
Penyebab utama cuaca ekstrem tersebut disebabkan Indian Ocean Dipole. Peristiwa ketika suhu permukaan laut di sebelah barat lebih hangat dan sebelah timur lebih dingin.
Perbedaan antara kedua suhu di dua bagian bahkan terkuat dalam 60 tahun terakhir.
Perbedaan suhu itu menyebabkan rata-rata hujan di wilayah sekitar Samudera Hindia bagian barat lebih tinggi. Sedangkan kekeringan berlangsung di Asia Tenggara dan Australia.
Ilustrasi cuaca panas
Ilustrasi cuaca panas. Foto: ANDREAS SOLARO / AFP
BOM dalam pernyataannya menyatakan, pemanasan global punya andil terkait semakin panasnya cuaca di Negeri Kanguru.
ADVERTISEMENT
"Iklim di Australia meningkat signifikan akibat efek pemanasan global dan sejumlah perubahan alami juga mempengaruhi tren yang terjadi belakangan ini," papar BOM seperti dikutip BBC.
BOM menambahkan, panas ekstrem juga memicu beberapa bencana alam seperti kebakaran hutan, kekeringan, dan banjir lebih sering terjadi belakangan ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan