Azis Syamsuddin Harap Vonis Bebas: Saya Berkomitmen Tak Masuk Dunia Politik

31 Januari 2022 17:51
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Azis Syamsuddin Harap Vonis Bebas: Saya Berkomitmen Tak Masuk Dunia Politik (19856)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin. Foto: DPR RI
ADVERTISEMENT
Azis Syamsuddin berharap mendapat vonis bebas dari majelis hakim. Bahkan, politikus Golkar itu berkomitmen akan meninggalkan dunia politik.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut disampaikannya dalam pleidoi pribadi yang dibacakannya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/1).
"Saya telah diskusi kepada keluarga, seandainya pada saat nanti jatuh vonis atau dilakukan suatu keputusan saya bebas, saya berkomitmen untuk tidak masuk dunia politik," kata Azis.
Azis mengaku ingin terus berkarya bagi masyarakat sekalipun bukan sebagai anggota legislatif. Ia berencana kembali berkarier dalam dunia pendidikan atau sebagai pengacara.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Saya akan meneruskan perjuangan kehidupan saya bersama keluarga sebagai tenaga pengajar sebagai dosen yang telah saya lakukan selama hampir 8 tahun sebagai dosen dan sebagai advokat yang selama 17 tahun nonaktif karena terikat UU sebagai anggota DPR," papar mantan Wakil Ketua DPR ini.
Azis Syamsuddin Harap Vonis Bebas: Saya Berkomitmen Tak Masuk Dunia Politik (19857)
zoom-in-whitePerbesar
Terdakwa Azis Syamsuddin memasukkan berkas tuntutannya ke dalam tas seusai menjalani sidang tuntutan kasus suap di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (24/1/2022). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
Pada sidang sebelumnya, Azis dituntut 4 tahun 2 bulan penjara, denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. Ia dinilai terbukti memberi suap senilai Rp 3,619 miliar kepada eks penyidik KPK, Robin Pattuju, dan advokat, Maskur Husain agar terhindar dari penyelidikan KPK di Lampung Tengah.
Azis Syamsuddin Harap Vonis Bebas: Saya Berkomitmen Tak Masuk Dunia Politik (19858)
zoom-in-whitePerbesar
Tersangka Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan perdana di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/4/2021). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
Azis membantah dakwaan tersebut. Ia mengaku hanya memberi Rp 210 juta kepada Robin. Namun ia berkukuh uang itu merupakan bantuan kemanusiaan kepada Robin yang sedang membutuhkan.
ADVERTISEMENT
"Saya menaruh harapan dan menyerahkan masa depan saya kepada persidangan yang mulia dan suci ini," ujar Azis.
"Semoga keyakinan majelis hakim Yang Mulia dapat memutus perkara saya dengan membebaskan saya dari segala tuntutan dakwaan JPU," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020