News
·
21 September 2020 11:43

Bahrain Gagalkan Serangan Teroris yang Didukung Iran

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bahrain Gagalkan Serangan Teroris yang Didukung Iran (6728)
Ilustrasi Teroris. Foto: Shutter Stock
Kementerian Dalam Negeri Bahrain pada Minggu (20/9) mengatakan telah berhasil menggagalkan aksi serangan teroris pada awal tahun 2020 yang didukung oleh Garda Revolusi Islam Iran.
ADVERTISEMENT
Mengutip Reuters, pernyataan itu mengkonfirmasi laporan media sebelumnya tentang dugaan serangan yang direncanakan.Sebelumnya, pada Minggu televisi pemerintah Saudi Al-Ekhbariya dan surat kabar Bahraini Akhbar al-Khaleej melaporkan bahwa dalam penyelidikan kementerian dalam negeri menemukan tentang kelompok baru yang disebut "Brigade Qassem Soleimani".
Kelompok itu diduga telah merencanakan untuk menyerang beberapa struktur publik dan keamanan di Bahrain.
"Kami ingin memperjelas bahwa kasus ini kembali ke awal 2020 dan saat ini sedang diperiksa oleh pengadilan terkait," kata Kementerian Dalam Negeri Bahrain.
Otoritas Iran tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar. Di masa lalu, Teheran membantah terlibat dalam urusan dalam negeri Bahrain.
Laporan media Akhar al-Khaleej mengatakan serangan yang gagal itu direncanakan untuk membalas pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani pada Januari di Irak oleh serangan drone AS.
ADVERTISEMENT
Dikatakan pasukan keamanan menggagalkan aksi tersebut setelah menemukan adanya alat peledak di daerah Badei, yang menargetkan delegasi asing yang sedang berkunjung.
Surat kabar itu juga mengatakan sebuah kasus sedang disiapkan terhadap 18 terdakwa, sembilan di antaranya sekarang berada di Iran.
Bahrain Gagalkan Serangan Teroris yang Didukung Iran (6729)
Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif Al Zayani, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed saat melakukan perjanjian damai Israel, UEA, dan Bahrain. Foto: Tom Brenner/REUTERS
Bahrain yang merupakan tuan rumah Armada Kelima Angkatan Laut AS dan operasi angkatan laut internasional lainnya, sering menuduh Muslim Syiah Iran berusaha menumbangkan kerajaan, yang diperintah oleh kelompok Sunni.
Bahrain merupakan satu-satunya negara Teluk Arab yang menyaksikan pemberontakan pro-demokrasi yang cukup besar pada 'Arab Spring' 2011, dari gerakan oposisi yang sebagian besar Syiah, Namun serangan itu dibatalkan dengan bantuan Saudi dan Uni Emirat Arab.
****
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
ADVERTISEMENT