News
·
2 Juli 2021 16:15
·
waktu baca 2 menit

Balas Serangan Balon Hamas, Israel Gempur Gaza Sepanjang Malam

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Balas Serangan Balon Hamas, Israel Gempur Gaza Sepanjang Malam (812210)
searchPerbesar
Ledakan terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat pasukan Israel menembaki daerah kantong Palestina, Rabu (16/6). Foto: MAHMUD HAMS/AFP
Pesawat tempur Israel menggempur Gaza sepanjang Kamis (1/7/2o21) malam. Militer Israel menegaskan, serangan itu adalah pembalasan atas aksi Hamas.
ADVERTISEMENT
Beberapa waktu lalu, penguasa Gaza, Hamas, mengirimkan balon mudah terbakar ke beberapa wilayah Israel. Serangan Hamas membuat sejumlah wilayah di Israel terbakar.
Hamas menyebut, serangan balon ditujukan untuk menekan Israel yang menutup perbatasan Gaza. Serangan balon Hamas ternyata efektif. Israel akhirnya melonggarkan pembatasan penutupan perbatasan.
Balas Serangan Balon Hamas, Israel Gempur Gaza Sepanjang Malam (812211)
searchPerbesar
Ledakan terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat pasukan Israel menembaki daerah kantong Palestina, Rabu (16/6). Foto: Said Khatib/AFP
Pada Kamis (1/7/2021) Hamas kembali meluncurkan serangan balon. Israel pun tidak tinggal diam. Sejumlah pesawat tempur diluncurkan menggempur Gaza.
Israel mengeklaim serangan berhasil menghancurkan tempat pembuatan senjata Hamas. Militer Israel juga memastikan serangan itu tidak menelan korban luka dan jiwa.
"Merespons serangan balon pembakar ke wilayah Israel hari ini, jet tempur militer menyerang lokasi pembuatan senjata milik Hamas," kata keterangan militer Israel seperti dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, jubir Hamas Fawzi Barhoum mengatakan tindakan Israel Kamis malam adalah serangan paling mencolok beberapa hari terakhir. Oleh sebab itu, mereka tidak akan tinggal diam.
"Kami akan menekan dam memaksanya menghormati hak-hak rakyat kami," ujar Barhoum.
Pada Mei lalu, Hamas dan Israel terlibat pertempuran panas selama 11 hari. Israel menggempur Gaza dan Hamas tembakan roket ke berbagai wilayah Negara Yahudi tersebut.
Kejadian itu membuat 250 warga Palestina tewas dan 13 warga Israel kehilangan nyawa. Ketegangan mereda usai Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata pada 21 Mei 2021 lalu.