kumparan
1 Januari 2020 9:11

Banjir di Kampung Tengah, Kramat Jati, Belasan Mobil Terendam

Banjir, Kramat Jati
Banjir di Kampung tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2019). Foto: M Lutfan Darmawan/kumparan
Kampung Tengah yang berada di Kramat Jati, Jakarta Timur, banjir. Genangan air mencapai dada orang dewasa.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan di lokasi, jalan masuk gang menuju kampung tengah sudah tidak bisa dilalui. Sejumlah warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di akses keluar jalan gang.
Banjir, Kramat Jati
Banjir di Kampung tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2019). Foto: M Lutfan Darmawan/kumparan
Seorang warga bernama Nurcholis Fajar (20), mengatakan banjir sudah terjadi sejak pukul 04.30 WIB pagi. Banjir diakibatkan hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (31/12) sore.
"Dari sekitar habis subuh 04.30 WIB. Malam hujan gede enggak berhenti dari sore. (Kedalaman) Sedada orang dewasa ini kanan kiri ini. Banyak mobil kerendam, ada belasanlah," kata Fajar saat ditemui di lokasi.
Banjir, Kramat Jati
Banjir di Kampung tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2019). Foto: M Lutfan Darmawan/kumparan
Kampung Tengah ini salah satu jalan mengarah ke Jalan Utama Impres, Kramat jati. Menurut Fajar, biasanya tak ada genangan sampai ke jalan Impres ini, namun saat ini terpantau air sudah memenuhi jalan sehingga mobil tak bisa lewat. Sedangkan ada sejumlah motor yang memaksakan lewat, berakhir mogok.
ADVERTISEMENT
"Ada lima RT ini yang kerendem mas. Dua RW itungannya. RW 2 dan 3, sama 10 sih sebelah sana. Warga pada ke atas, enggak bisa di bawah," kata dia.
Banjir, Kramat Jati
Banjir di Kampung tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2019). Foto: M Lutfan Darmawan/kumparan
Terpantau ada beberapa warga yang membawa gentong kecil. Kata Fajar, fungsinya sebagai pelampung untuk membantu warga lain evakuasi keluar rumah.
"Itu bantu-bantu bawa (evakuasi) warga. Kalau di RW 10 udh bikin posko dia. Jalan impres ini, biasanya enggak banjir ini. Ini banjir enggak bisa lewat. Padahal udah ditinggiin," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan