Banjir Rob Masih Genangi Jakut-Kep Seribu, Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah warga beraktivitas di atas genangan air akibat banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga beraktivitas di atas genangan air akibat banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, menyampaikan infromasi terbaru banjir rob yang menggenai sejumlah kawasan di pesisir utara Jakarta dan Kepulauan Seribu.

Data terkini per Kamis (4/12) pukul 15.00 WIB, fenomena supermoon tersebut menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan menjadi Bahaya atau Siaga 1.

Hal ini juga menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta. BPBD mencatat saat ini terdapat 16 RT dan 2 ruas jalan yang tergenang, antara lain;

  1. Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu: 13 RT

  2. Kepulauan Seribu Utara: 10 RT

  • Kelurahan Pulau Harapan: 10 RT dengan ketinggian 10 cm

  1. Kepulauan Seribu Selatan: 3 RT dengan ketinggian 10/20 cm

  2. Jakarta Utara: 3 RT dengan ketinggian 10/50 cm

Sejumlah warga menggunakan kendaraan melintasi genangan air akibat banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

2 Ruas jalan tergenang:

  1. Jalan Magot dan Elbok RT 003 RW 03 Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, di ketinggian 15 cm

  2. Depan Puskesmas dan Samping Lapangan Futsal RT 001 RW 03, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, di ketinggian 10 cm

Jalan tergenang yang sudah surut:

1. Jalan RE. Martadinata RT 001 RW 012 (Depan JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok

Sejumlah motor tergenang air akibat banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.

BPBD DKI mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112.