kumparan
25 Apr 2019 9:56 WIB

Banyak KPPS Meninggal, Seluruh Anggota KPU Diminta Gelar Salat Gaib

Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari di Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Adhim Mugni Mubaroq/kumparan
Banyaknya petugas KPPS, panwaslu hingga Polri yang meninggal dunia saat melakukan proses penghitungan dan rekapitulasi suara menjadi duka tersendiri bagi KPU RI. Hingga Rabu (24/4) sore, ada 144 orang yang meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
Komisioner KPU Hasyim Asy'ari meminta kepada seluruh anggota KPU yang ada di Indonesia untuk melaksanakan salat gaib. Hasyim meminta salat gaib dilakukan usai Jumatan pada Jumat (26/4).
"Khusus yang beragama Islam besok setelah salat Jumat melaksanakan salat gaib dalam rangka mendoakan saudara kita, penyelenggara pemilu yang meninggal," kata Hasyim di Kantor KPU Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/4).
Setelah itu, Hasyim meminta agar seluruh anggota KPU melakukan doa bersama untuk petugas KPPS yang meninggal maupun sakit. Ia juga berharap agar petugas KPPS yang masih bekerja diberikan kekuatan dan kesehatan.
"Kami dari KPU menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada penyelenggara pemilu yang telah bekerja hingga meninggal dalam tugas kepemiluan, dan yang sakit. Maka kami menyerukan kepada KPU provinsi sampai KPU kabupaten kota seluruh Indonesia untuk menggelar doa bersama untuk jajaran penyelenggara pemilu yang meninggal dan sakit," jelas Hasyim.
ADVERTISEMENT
Video
Sementara Komisioner KPU lainnya Evi Novida mengatakan, KPU sudah berkoordinasi dengan beberapa kementerian untuk memberikan santunan kepada anggota KPPS yang meninggal. Saat ini masih dibahas besaran santunan yang akan diberikan.
"Upaya yang sedang dilakukan KPU sampai saat ini adalah kita dua hari ini sudah bertemu dengan Kemenpan, Kemenkeu, KPU dan Bawaslu untuk membahas tentang standar besaran santunan yang akan dipersiapkan dengan menggunakan anggaran dari APBN yang kita punyai," ucap Evi.
Selain itu Evi menyebutkan beberapa kelompok masyarakat juga telah memberikan sumbangan kepada KPU. Nantinya sumbangan akan diberikan kepada anggota KPPS baik yang meninggal maupun sakit.
"Tentu saja kami menyambut baik kerja sama yang disampaikan oleh masyarakat khususnya MPPP yang telah hadir ke KPU dan menyampaikan niat baiknya untuk bisa bersama kami memberikan bantuan kepada teman-teman penyelenggara pemilu baik yang meninggal maupun sakit," tutur Evi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan