News
·
22 Februari 2021 2:23

Basarnas Evakuasi 30 Warga Bekasi Terdampak Tanggul Citarum Jebol

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Basarnas Evakuasi 30 Warga Bekasi Terdampak Tanggul Citarum Jebol (24289)
Basarnas turunkan personil untuk mengevakuasi warga terdapak banjir akibat tanggul sungai Citarum yang jebol. Foto: Dok. Basarnas
Basarnas melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Rusaknya tanggul itu membuat rumah warga di empat desa terendam banjir.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan pantauan tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, ketinggian air beragam mulai dari 40 hingga 200 cm.
“Satu tim rescue Basarnas sudah berada di lokasi untuk melakukan assessment menentukan jalur evakuasi dari area yang terdampak, kami juga mengirimkan personel tim rescue tambahan dari Basarnas Spesial Grup untuk bergerak sore tadi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman, dalam keterangannya, Minggu (22/2).
Basarnas Evakuasi 30 Warga Bekasi Terdampak Tanggul Citarum Jebol (24290)
Basarnas turunkan personil untuk mengevakuasi warga terdapak banjir akibat tanggul sungai Citarum yang jebol. Foto: Dok. Basarnas
Hendra menambahkan, hingga pukul 21.00 WIB, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta dengan dibantu unsur gabungan dari Gerebek dan Laskar Merah Putih sudah berhasil mengevakuasi 30 orang warga.
Selain itu, di daerah tersebut kondisinya sangat gelap serta sinyal alat komunikasi sangat sulit diakses hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan evakuasi terhadap warga hingga malam ini karena masih banyak yang terisolasi," tutup Hendra.
Basarnas Evakuasi 30 Warga Bekasi Terdampak Tanggul Citarum Jebol (24291)
Basarnas turunkan personil untuk mengevakuasi warga terdapak banjir akibat tanggul sungai Citarum yang jebol. Foto: Dok. Basarnas
Sebelumnya, berdasarkan data BNPB ada empat desa terendam banjir. Yaitu Desa Sukaurip, Karangsegar, Bantasari dan Sumber Urip. Keempat desa berada di Kecamatan Pebayuran.
Banjir juga mengakibatkan lima unit rumah hanyut. Petugas BPBD Kabupaten Bekasi melaporkan tinggi muka air antara 100 hingga 250 sentimeter.