Batu Hitam Luar Angkasa yang Jatuh di Rumah Warga di Tapteng Ditawar Rp 200 Juta

4 Agustus 2020 17:02 WIB
Batu hitam yang jatuh dari langit saat dipegang Josua Hutagalung dan istrinya, di kediamannya di Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah, Senin (3/8).  Foto: ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Batu hitam yang jatuh dari langit saat dipegang Josua Hutagalung dan istrinya, di kediamannya di Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah, Senin (3/8). Foto: ANTARA
ADVERTISEMENT
Peristiwa jatuhnya batu hitam luar angkasa di samping rumah warga yang bernama Josua Hutagalung di Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah, Sumut pada Sabtu (1/8) masih menjadi sorotan warga. Bahkan warganet pun ramai-ramai mengomentari fenomena itu.
ADVERTISEMENT
Josua, sang pemilik rumah, mengklaim sudah ada orang yang menawar batu yang diduga pecahan meteor itu seharga Rp 200 juta.
"Kemarin sudah ada yang minta batu ini seharga Rp 200 juta, tapi saya jawab batu itu tidak saya jual," kata Josua, di rumahnya di Tapteng dilansir Antara, Selasa (4/8).
"Saya tidak tahu apakah mereka serius atau tidak," lanjut Josua.
Josua mengatakan akan menyimpan batu hitam dari luar angkasa itu akan disimpannya dengan baik-baik. Pun seumpama ada yang menawar dengan harga yang cocok, dia tidak mau menjual seutuhnya.
"Seumpama ada yang beli batu itu dengan harga yang lebih, hanya sebagian yang saya jual. Artinya harus ada tetap tinggal sama kami. Jadi kalau seutuhnya, saya tidak jual, biar saya simpan saja karena itu menjadi sejarah yang sangat berharga buat kami," ujar Josua.
ADVERTISEMENT
Josua yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat peti mati itu pun sangat yakin, batu hitam dari luar angkasa yang jatuh ke samping rumahnya membawa rezeki. Apalagi, batu itu jatuh tak membuat rumahnya hancur. Hanya bagian seng samping rumah yang sedikit bolong.
"Kalau memang batu itu pertanda buruk, bisa saja batunya menghantam bagian tengah rumah atau mengenai anggota keluarga kami. Tetapi batu itu jatuh di pinggir rumah dan tertanam ke tanah. Makanya saya yakin bahwa batu itu pertanda baik karena tidak ada melukai atau merusak rumah kami," kata dia.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Saksikan video menarik di bawah ini.