kumparan
8 April 2019 15:14

Begal yang Tewaskan Mahasiswi di Kuningan Jaksel Sudah Beraksi 10 Kali

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/3). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
HRR dan M, dua begal di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, gagal menjalankan aksinya pada Jumat (5/4). M tewas usai kejar-kejaran dengan korban, sementara HRR mengalami luka-luka dan ditangkap polisi.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebut, berdasarkan penelusuran, keduanya telah melakukan tindak kejahatan di 10 lokasi di Jakarta.
"Ternyata pelaku ini sudah (melakukan kejahatan di) 10 TKP (tempat kejadian perkara). Sudah melakukan jambret, kemudian penodongan, ini di 10 TKP di Jakarta. Sudah 10 kali," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (8/4).
Saat kejadian di Kuningan itu, kedua pelaku beraksi sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor tanpa pelat.
"Kemudian mereka memepet korban, mengambil barang, kemudian melarikan diri," jelasnya.
Argo menduga, pelaku memang sengaja memilih jalan protokol untuk beraksi. Sebab, kondisi jalan yang sepi memudahkan mereka untuk melarikan diri.
"Kalau di kampung enggak ada yang mau dirampas. Tapi tetap saja, kita harus hati-hati," ucap Argo.
ADVERTISEMENT
Ia menyebut, untuk mengantisipasi kejahatan jalanan menjelang Pemilu 2019, Polda Metro Jaya telah membentuk Tim Khusus Antibandit (Tekab). Hingga saat ini, paling tidak sudah ada 180 tersangka tindak kejahatan jalanan yang berhasil ditangkap.
"Di awal, Tekab itu sudah seminggu, ada 180-an tersangka yang kita lakukan penangkapan. Kemudian juga seminggu ini belum kita sampaikan, masih didata," pungkasnya.
Dalam kejadian tersebut, dua orang mahasiswi menjadi korban. Satu orang tewas, sedangkan satu lagi terluka. Sementara, pelaku HRR tewas di lokasi kejadian dan pelaku M tewas karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan lokasi kejadian oleh polisi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan