kumparan
search-gray
News12 Juni 2020 18:48

Belajar dari Korsel, Emil Larang Tempat Hiburan Malam Dibuka Demi Cegah Corona

Konten Redaksi kumparan
Belajar dari Korsel, Emil Larang Tempat Hiburan Malam Dibuka Demi Cegah Corona (64870)
Ridwan Kamil. Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan sektor pariwisata menjadi yang terakhir diizinkan buka kembali di tengah wabah virus corona yang belum tahu kapan berakhirnya.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, pria yang akrab disapa Emil itu tetap memperbolehkan beberapa tempat wisata untuk dibuka, namun dengan protokol kesehatan ketat.
Belajar dari Korsel, Emil Larang Tempat Hiburan Malam Dibuka Demi Cegah Corona (64871)
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di command center penanganan virus corona Pemprov Jabar. Foto: Dok. Humas Pemprov Jabar
"Pariwisata yang didahulukan adalah pariwisata outdoor dan siang hari. Jadi hiburan malam dan yang sifatnya pariwisata malam kita tidak rekomendasi dulu," kata Emil dalam konferensi pers virtual, Jumat (12/6).
Emil menuturkan, untuk tempat wisata maupun hiburan malam yang bersifat indoor masih belum diperbolehkan buka. Sekalipun sudah ada diskresi dari pemerintah kota atau kabupaten.
Ia kemudian mencontohkan Korea Selatan yang sedang dalam ancaman gelombang kedua penyebaran COVID-19. Sebab, tempat-tempat hiburan malam di Korsel sempat dibuka saat kondisi dinyatakan aman.
"Jadi sudah indoor, malam hari, itu ditahan dulu. Karena kasus di Korea Selatan itu gelombang keduanya datang dari hiburan di malam hari," jelas Emil.
Belajar dari Korsel, Emil Larang Tempat Hiburan Malam Dibuka Demi Cegah Corona (64872)
Suasana PantaI Pangandaran jelang Hari Natal, Jumat (10/12). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Terkait tempat wisata outdoor yang sudah bisa dibuka, ia mengingatkan pengelola untuk menyiapkan protokol kesehatan ketat untuk pengunjungnya.
ADVERTISEMENT
"Seperti Pangandaran itu mewajibkan orang yang datang ke pantainya harus rapid test di pintu gerbang. Nah, kalau itu diperbolehkan, karena yang penting berkegiatan harus ketat," tandasnya.
=====
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.