News
·
8 Desember 2020 12:16

Bentrok Polisi-Pengawal Rizieq, Gerindra Dorong Semua Pihak Cooling Down

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bentrok Polisi-Pengawal Rizieq, Gerindra Dorong Semua Pihak Cooling Down (77021)
searchPerbesar
Anggota DPR Fraksi Gerindra Habiburokhman dalam diskusi “Evaluasi Publik dan Isu-isu Nasional Dalam 100 Hari Jokowi-Amin”. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Tewasnya enam orang pengawal Habib Rizieq Syihab menuai pro dan kontra. Ada keterangan berbeda dari Polisi maupun FPI. Polisi berdalih menembak karena diserang dengan senjata tajam, sebaliknya, FPI membantah.
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Habiburokhman meminta semua pihak untuk menahan diri pasca bentrok polisi-pengawal Rizieq.
"Kami selalu mendorong supaya para pihak ini cooling down, ya kita sama sama menghormati penegakan hukum, tapi kami ingin juga terbangunnya dialog yang evaluatiflah," kata Habiburrokhman saat dimintai tanggapan, Selasa (8/12).
"Ini kan persoalannya awalnya kan cuma protokol kesehatan," imbuh dia.
Habiburokhman berpendapat, penegakan hukum tak berbicara di ruang hampa. Sehingga, harus ada dialog yang evaluatif dari kedua belah pihak pasca bentrok polisi-pengawal Rizieq.
"Makanya, semua pihak mendorong, kalau saya di DPR mendorong itu," ujar Waketum DPP Gerindra itu.
Lebih lanjut, menurut Habiburokhman, cara terbaik menengahi insiden tewasnya pengawal Rizieq itu adalah dengan membentuk tim independen. Tim itu nantinya akan bekerja secara transparan dan menerima masukan dari masyarakat.
Bentrok Polisi-Pengawal Rizieq, Gerindra Dorong Semua Pihak Cooling Down (77022)
searchPerbesar
Habib Rizieq Syihab memberikan ceramah pada peringatan Maulid Nabi di DPP FPI, Petamburan, Jakarta. Foto: Youtube/@FRONT TV
"Jadi kita jangan melakukan penghakiman dini baik terhadap aparat kepolisian maupun terhadap FPI Habib Rizieq dan para pengikutnya. Kita nanti serahkan kepada tim ini bekerja. Kalau ada info, ada masukan macam-macam ya sampaikan ke tim yang dibentuk ini. Itu saran kami," tegas legislator dapil Jakarta itu.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, saat itu, polisi melakukan penyelidikan terkait adanya informasi pengerahan massa saat Habib Rizieq diperiksa hari ini. Tim lalu mengikuti rombongan kendaraan yang berisi Habib Rizieq.
Saat tengah mengikuti, polisi dipepet oleh mobil yang diduga kuat pengikut Habib Rizieq. Baku tembak tak terhindarkan.