Berantas Pungli di Majalengka, 22 Orang Ditangkap Termasuk Juru Parkir

13 Juni 2021 14:12 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Polres Majalengka mengamankan 22 pelaku pungli saat menggelar operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan. Foto: Humas Polres Majalengka/Antara
zoom-in-whitePerbesar
Polres Majalengka mengamankan 22 pelaku pungli saat menggelar operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan. Foto: Humas Polres Majalengka/Antara
ADVERTISEMENT
Perintah Presiden Jokowi kepada Kapolri Jenderal Sigit Listyo untuk memberantas pungli dan premanisme di Tanjung Priok, berbuntut pada penindakan polisi pada kejahatan jalanan itu di sejumlah daerah.
ADVERTISEMENT
Di Majalengka, Jawa Barat, polisi mengamankan 22 pelaku pungutan liar (pungli) dan premanisme di sejumlah lokasi, guna memberi rasa nyaman kepada warga sekitar.
"Penyidik masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap 22 orang yang diamankan," kata Kasatreskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan, di Majalengka, Minggu (13/6), dikutip dari Antara.
Menurutnya, sebanyak 22 orang yang diamankan itu, diduga kuat melakukan pungli dan juga premanisme di beberapa kawasan di wilayah hukum Polres Majalengka.
Mereka yang diamankan, kata Siswo, umumnya sedang meminta uang kepada masyarakat dengan dalih sebagai juru parkir. Namun kegiatan yang dilakukan tidak disertai surat tugas dan juga tidak memiliki tiket atau karcis parkir.
"Mereka yang kami amankan ini berprofesi sebagai juru parkir liar, modusnya mereka meminta sejumlah uang kepada masyarakat," katanya pula.
ADVERTISEMENT
Ia mengatakan saat ini 22 orang yang diamankan masih dalam proses penyelidikan, dan jika terbukti ada unsur pidana, maka akan diproses secara hukum.
"Namun, jika tidak ditemukan adanya tindak pidana, maka dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan tidak mengulangi kembali perbuatannya," ujarnya.
Kasat Binmas Polres Majalengka AKP Rudy Djunardi mengatakan pihaknya meminta kepada masyarakat yang merasa dipaksa atau terkena pungli segera melaporkan kepada Polres Majalengka.
"Diharapkan dengan dilakukannya operasi premanisme dan pungli ini, masyarakat dapat menjalankan seluruh aktivitasnya. Apabila menemukan pungutan liar oleh petugas parkir dengan cara memaksa, agar melaporkan ke Polres Majalengka atau polsek setempat, atau bisa melapor melalui call centre 110," katanya pula.