News
·
19 September 2020 16:43

Bertambah 74 Orang, Kasus Virus Corona di Yogyakarta Pecahkan Rekor Harian

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bertambah 74 Orang, Kasus Virus Corona di Yogyakarta Pecahkan Rekor Harian (197414)
Petugas melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) Corona masal di GOR Pangukan, Sleman, D.I Yogyakarta, Selasa (12/5). Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Penambahan kasus virus corona harian di Daerah Istimewa Yogyakarta memecahkan rekor. Pada, Sabtu (19/9) terdapat penambahan 74 kasus positif.
ADVERTISEMENT
Terakhir kali, kasus harian corona melonjak di Yogyakarta terjadi pada 1 Agustus 2020. Ketika itu, terdapat penambahan 67 kasus dalam sehari.
"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada hari ini tanggal 19 September 2020 terdapat tambahan 74 kasus positif," kata Juru Bicara Pemda DI Yogyakarta untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih, Sabtu (19/9).
Bertambah 74 Orang, Kasus Virus Corona di Yogyakarta Pecahkan Rekor Harian (197415)
Relawan pemakaman pasien corona di markas PMI Kabupaten Sleman DI Yogyakarta. Foto: Dok. Humas PMI Kabupaten Sleman
"(Ini) paling tinggi, terakhir kita secara harian tertinggi 67 kasus," ujarnya.
Dari data Dinkes DI Yogyakarta dari 74 kasus ini, 45 di antaranya merupakan hasil tracing kontak erat.
"Hasil tracing kontak yang mendominasi ini memang karena kasus kita beberapa waktu lalu kan meningkat. Sehingga tracing juga akan banyak, dan di DIY setiap kategori kontak erat maka akan kita lakukan test PCR, tidak hanya isolasi. Meskipun di pedoman revisi 5 menyatakan KE (kontak erat) untuk isolasi 14 hari," katanya.
ADVERTISEMENT
Dengan penambahan 74 kasus baru maka secara kumulatif total kasus corona di DI Yogyakarta mencapai 2.111 kasus. Dari jumlah tersebut 1.491 sembuh dan 54 meninggal dunia.
Bertambah 74 Orang, Kasus Virus Corona di Yogyakarta Pecahkan Rekor Harian (197416)
Suasana jalan raya di Yogyakarta yang lengang dampak virus corona. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Sebanyak 74 kasus positif hari ini berasal dari Kabupaten Sleman 32 kasus, Kota Yogyakarta 23 kasus, Kabupaten Kulon Progo 9 kasus, Kabupaten Bantul 8 kasus, Kabupaten Gunungkidul 1 kasus, dan masih dalam penelusuran 1 kasus.
"Distribusi kasus berdasarkan riwayat, screening karyawan kesehatan 16 kasus, screening pekerjaan 2 kasus, tracing kontak kasus 45 kasus, masih dalam penelusuran 11 Kasus," katanya.
Sementara laporan kasus sembuh hari ini mencapai 20 kasus. Mereka berasal dari Kota Yogyakarta 12 kasus, Kabupaten Kulon Progo 4 kasus, Kabupaten Gunungkidul 2 kasus, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman masing-masing 1 kasus.
ADVERTISEMENT
Hingga 19 September ini sudah ada 63.587 sampel yang diperiksa dengan jumlah total orang yang diperiksa mencapai 50.484. Untuk ketersediaan tempat tidur kritikal per-hari ini masih tersedia 20 tempat tidur dari jumlah total 48. Kemudian tempat tidur non kritikal masih tersisa 135 dari total ketersediaan 404.
Hingga Sabtu (19/9) tingkat case recovery rate di DI Yogyakarta mencapai 70,63 persen dan case fatality rate 2,56 persen.