Bharatu Doni yang Tewas Ditembak KKB Papua Anak Petani, Tulang Punggung Keluarga

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
21
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. Foto: Pixabay

Anggota Brimob, Bharatu Doni Priyanto (23), gugur saat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Mimika, Papua. KKB yang menewaskan Doni merupakan Kelompok Kali Kopi pimpinan Joni Botak.

Doni yang BKO dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, merupakan anak pertama dari 2 bersaudara.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, mengatakan Doni sebagai tulang punggung keluarga. Ia selama ini membantu perekonomian orang tuanya yang bekerja sebagai petani.

“Orang tuanya adalah petani dan (Doni) menjadi tulang punggung keluarga,” kata Kamal lewat keterangannya, Sabtu (29/2).

Bharatu Doni Priyanto, anggota Brimob yang ditembak KKB di Papua. Foto: Dok. SDM Polri

Doni yang masih berusia 23 tahun bertugas di Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri. Ia dipercaya menjaga keamanan di Kabupaten Mimika Papua.

Kamal menyatakan, jenazah Doni telah dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua. Rencananya, jenazahnya akan diterbangkan ke Papua untuk selanjutnya dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua.

“Jenazah Bharatu Doni dievakuasi di RSUD Mimika, Papua setelah menempuh perjalanan dari Distrik Tembagapura,” kata Kamal.

Sebelumnya diberitakan, baku tembak antara Doni dan Kelompok Kali Kopi terjadi di Kali Kabur, Arwanop, Mimika, Papua pada Jumat (28/2) sore. Doni tewas ditembak setelah kontak senjata selama 2,5 jam.

kumparan post embed