News
·
11 September 2020 2:05

Bima Arya Beberkan Plus Minus PSBB Ketat di Jakarta bagi Kota Bogor

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bima Arya Beberkan Plus Minus PSBB Ketat di Jakarta bagi Kota Bogor (100547)
Walikota Bogor Bima Arya meninjau proses evakuasi jenazah yang tersangkut di tebing di Bogor. Foto: Dok. Istimewa
Wali Kota Bogor Bima Arya menanggapi soal penerapan PSBB ketat di DKI Jakarta. Bima menilai, penerapan PSBB ketat itu akan memiliki dampak baik dan buruk bagi Kota Bogor.
ADVERTISEMENT
Bima mengatakan, pemberlakukan kembali kerja dari rumah atau Work From Home merupakan dampak baik ditetapkannya kembali status PSBB di Jakarta. Dengan WFH, kecilnya kemungkinan warga Bogor yang bekerja di Jakarta terpapar virus COVID-19.
"Ada plus minus. Plusnya adalah warga Bogor yang bekerja di Jakarta kalau betul-betul PSBB total itu kan WFH sehingga kemungkinan terpaparnya berkurang, karena ini banyak data terpapar di Jakarta. Itu plusnya," kata Bima saat meninjau Posko Bersama Keamanan dan Penanggulangan COVID-19 di Perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, Kamis (10/9).
Sementara mengenai dampak negatif, Bima mengatakan kebijakan itu dapat menarik orang Jakarta dan sekitarnya untuk berkunjung ke Bogor.
Kondisi tersebut akan berbahaya karena kasus penularan virus corona di Jakarta terus mengalami peningkatan.
ADVERTISEMENT
"Tapi bahayanya adalah kalau semuanya di Jakarta lockdown, sementara di Bogor tidak, nanti orang Jakarta dan sekitarnya akan lari ke Bogor. Baik untuk wisata, makan, jalan, pertemuan dan lain-lain. Nah ini kan harus diantisipasi," ucap Bima.
Hingga saat ini, Pemkot Bogor belum memutuskan apakah akan ikut menerapkan PSBB total. Bima mengatakan keputusan itu baru akan diambil Senin (14/9).
"Jadi hari Sabtu pak gubernur akan merapatkan lagi dengan pemerintah pusat, dengan kementerian terkait semua itu mungkin hari senin akan rapatkan lagi dengan kepala daerah Bodebek kira-kira begitu," kata Bima Arya.
Selain itu Bima Arya menuturkan, ia akan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) di wilayahnya sampai ada keputusan soal kemungkinan penerapan PSBB total.
ADVERTISEMENT
"Kelihatannya kami memutuskan untuk memperpanjang PSBMK ini beberapa hari, tiga hari sampai Senin ya. Kami akan tunggu, sementara ini kita pelajari data-data sambil menunggu koordinasi dengan Kementerian dan Pak Gubernur (Jabar Ridwan Kamil)," kata Bima.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona