News
·
12 Februari 2021 21:40

Bima Arya Lacak Moge yang Terobos Ganjil Genap: Aturan Dibuat untuk Semua

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bima Arya Lacak Moge yang Terobos Ganjil Genap: Aturan Dibuat untuk Semua (11523)
Wali Kota Bogor Bima Arya dan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memberi keterangan soal moge yang terabas aturan. Foto: Dok. Istimewa
Wali Kota Bogor Bima Arya angkat bicara terkait konvoi motor gede atau moge yang menerobos pemeriksaan aturan pelat nomor ganjil genap di Kota Bogor. Ketua Satgas COVID-19 itu akan berkoordinasi bersama kepolisian melacak para pelanggar rombongan moge.
ADVERTISEMENT
"Kami mendapatkan informasi itu tadi siang menjelang sore sampai saat ini kami masih berkoordinasi untuk menelusuri siapa, dari mana, tujuan ke mana," kata Bima saat berkoordinasi bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Polresta Bogor Kota, Jumat malam (12/2).
Dia juga mengingatkan kepada semua pihak untuk taat aturan. Bima menegaskan, aturan yang sudah diterapkan berlaku untuk semua pihak tanpa terkecuali.
Saya menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati aturan. Jangan mentang-mentang. Aturan dibuat untuk semua.
-Wali Kota Bogor Bima Arya
"Dan saya tadi berkoordinasi dengan Pak Kapolresta kita sepakat untuk melakukan pelacakan. Karena hukum ini harus tegak untuk semua, tanpa kecuali, untuk kebaikan semua, untuk kemaslahatan semua, tidak ada yang dikecualikan," urai Bima.
Politikus PAN itu juga menekankan dalam aturan ganjil genap yang dibuatnya itu hanya ada toleransi bagi masyarakat yang beraktivitas dengan tujuan penting. Namun jika aktivitas di luar kepentingan yang sudah diatur, maka tidak bisa ditoleransi.
ADVERTISEMENT
"Tidak ada yang dikecualikan, kecuali yang memang sudah disepakati ada tujuan penting. Kalau untuk rekreasi, kalau untuk jalan-jalan , apalagi touring saja, enggak bisa. Poinnya itu jadi saya kira kita sepakat bahwa aturan harus ditegakkan," jelas Bima.
Bima mengatakan Satgas COVID-19 sudah menanyakan ke Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bogor terkait aktivitas touring konvoi moge. Mereka mengaku tak terlibat konvoi moge yang dimaksud.
"Informasi yang kami dapat adalah HDCI Bogor (tidak melakukan kegiatan dan) telah membuat aturan untuk meniadakan kegiatan atau aktivitas," kata Bima.