Kumparan Logo
Ilustrasi vaksin corona-vaksin COVID-19
Ilustrasi vaksin corona.

Bio Farma Jelaskan Pentingnya Peran Aplikasi untuk Vaksinasi Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi vaksin corona. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksin corona. Foto: Shutterstock

Komite COVID-19 menyiapkan aplikasi digital untuk membantu vaksinasi corona. Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma, Soleh Udin Al Ayubi mengatakan, penggunaan aplikasi ini penting dilakukan agar bisa menjadi penghubung antara produsen dengan konsumen di lapangan secara langsung, dan dalam skala yang besar.

"Peran dari aplikasi digital itu dalam kasus ini adalah sebagai konektor dari berbagai pemain healthcare at scale. Jadi teknologi itu tadi kan ada pemainnya banyak sekali dan perannya connecting the dots scalability penting sekali," ujar Soleh dalam webinar Pengembangan Vaksin COVID-19, Rabu (18/11).

Soleh kemudian menjelaskan lebih lanjut terkait pentingnya aplikasi digital dalam pendistribusian vaksin. Untuk memudahkan penjelasannya, ia lantas menggunakan analogi cara memesan taksi konvensional.

"Mungkin teman-teman masih ingat beberapa tahun yang lalu ya. 5-10 tahun yang lalu, ketika kita mau pesen taksi ini itu ada 1 orang di sana call center yang menyambungkan antara calon penumpang dengan driver-nya," ujar Soleh menjelaskan.

"Dengan adanya digital teknologi ini, hal tersebut bisa dilakukan at scale menjadi jutaan order dalam waktu yang sama," tambahnya

Infografik Meluruskan Hoaks Vaksin Corona. Foto: kumparan

Sebelumnuya, Menkes Terawan Agus Putranto dalam rapat kerja bersama dengan Komisi IX DPR, Selasa (17/11) mengatakan, setidaknya terdapat 107.206.544 orang Indonesia yang divaksin nantinya. Oleh karenanya, Soleh menegaskan pendistribusian vaksin ini harus dilakukan dengan menggunakan aplikasi.

"Vaksinasi corona yang akan dilakukan jumlahnya sangat besar. 107 juta orang target yang kita punya sekarang. Kalau itu dilakukan secara manual, ya ada potensi untuk terjadi kesalahan, lambat, dan seterusnya," tutup Soleh.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.