kumparan
15 November 2019 3:24

BMKG Imbau Warga yang Mengungsi Akibat Gempa di Maluku Segera Pulang

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (tengah) memberikan keterangan pers di Kantor BMKG, Jakarta Pusat, Kamis (31/10). Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami akibat gempa 7,1 Magnitudo yang mengguncang Maluku Utara dan Sulawesi Utara, Kamis (14/11). Pada Jumat (15/11) dini hari, pukul 01.45 WIB, peringatan dini tersebut sudah resmi dicabut.
ADVERTISEMENT
"Dengan berakhirnya peringatan dini tsunami, maka kami mengimbau kepada masyarakat agar kembali ke tempat masing-masing, bagi yang tadi mengevakuasi diri, untuk kembali ke tempat masing-masing," ucap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat (15/11).
Meski sudah tidak ada potensi tsunami, namun Dwikorita meminta masyarakat untuk mewaspadai gempa susulan yang diperkirakan masih akan terjadi. Sehingga, ia meminta agar masyarakat memeriksa kondisi rumah masing-masing sebelum pulang.
"Perlu dihindari bangunan yang sudah retak atau rusak akibat gempa tadi. Periksa dan pastikan bangunan dan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa atau pun kerusakannya (tidak parah)," kata Dwikorita.
Ia juga meminta masyarkat untuk tidak terpengaruh isu-isu liar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dwikorita menyarankan, masyarakat untuk terus memantau perkembangan terkini melalui situs resmi BMKG, www.bmkg.go.id serta akun resmi BMKG di Instagram dan Twitter.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan