kumparan
search-gray
News2 Oktober 2018 14:04

BNPB: Korban Meninggal di Sulteng Bertambah Jadi 1.234 Orang

Konten Redaksi kumparan
Pemakaman Masal Korban Gempa, Tsunami, Palu, Sulawesi
TNI membantu prosesi pemakaman masal korban gempa dan tsunami Palu. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah terus bertambah. Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 1.234 korban meninggal yang sudah dievakuasi.
ADVERTISEMENT
"Paling baru korban meninggal dunia sampai dengan pukul 13.00 WIB tercatat ada 1.234 orang meninggal dunia," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (1/10).
Kondisi di Petobo, Palu, yang hancur akibat gempa bumi
Kondisi di Petobo, Palu, yang hancur akibat gempa bumi. (Foto: Soejono Saragih/kumparan)
Korban itu tersebar di berbagai daerah. Secara berurutan terbanyak ada di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong. Sebagian besar korban meniggal karena gempa.
"Meninggal disebabkan gempa, terutama karena reruntuhan bangunan akibat gempa dan terjangan tsunami," imbuhnya.
Pemakaman Masal Korban Gempa, Tsunami, Palu, Sulawesi
Pemakaman masal korban gempa dan tsunami Palu tetap dilaksanakan dengan layak. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Sebagian jenazah itu sudah dimakamkan sejak kemarin dan hari ini juga akan dilanjutkan pemakaman. BNPB meminta agar jenazah yang ditemukan warga atau relawan dievakuasi ke rumah sakit.
"Luka berat 799 orang, hilang 99 orang dan tertimbun 152 orang," pungkasnya.
---------------------
ADVERTISEMENT
kumparan melalui platform kitabisa menggalang bantuan dana untuk disalurkan kepada para korban gempa dan tsunami Palu-Donggala. Bantuan akan disalurkan langsung kepada para korban sesuai kebutuhan.
Mari bantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala di sini atau dalam tautan berikut:
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white