News
·
19 November 2020 17:09

BPPTKG: Jika Gunung Merapi Erupsi, Tidak Akan Seperti 2010

Konten ini diproduksi oleh kumparan
BPPTKG: Jika Gunung Merapi Erupsi, Tidak Akan Seperti 2010 (234214)
Petani beraktivitas di lahan pertanian dengan berlatar belakang Gunung Merapi di Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (13/2). Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Gunung Merapi saat ini berstatus Siaga atau level III. Meski begitu kubah lava di gunung tersebut belum terbentuk. Hal itu diketahui setelah tim dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melakukan pemantauan melalui drone.
ADVERTISEMENT
"Sampai sekarang belum ada (kubah lava). Kita tunggu sampai kapan, belum tahu," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida di kantornya di Yogyakarta, Kamis (19/11).
Hanik menjelaskan, jika kubah lava sudah terbentuk maka akan diketahui volume materialnya. Kalau pun kemudian terjadi erupsi maka material yang keluar tidak akan mencapai 100 persen.
"Kalau terjadi erupsi maka untuk Merapi, biasanya tidak lebih dari 50 persen dari volume total yang terbentuk. Tapi sampai sekarang belum ada (kubah lava). Total volume (saat ini) belum ada," ujarnya.
Namun, Hanik juga menjelaskan bahwa dorongan magma sampai saat ini masih terus ada.
"Masih ada dorongan magma tadi, masih berupa tekanan dari dalam untuk menuju ke atas," katanya.
ADVERTISEMENT
Hanik menegaskan jika Merapi erupsi, maka tidak akan sebesar 2010. Erupsi yang terjadi justru cenderung seperti 2006 dengan intensitas yang lebih tinggi.
"Tidak. Ini tidak seperti 2010. Gejala sampai saat hari ini lho ya. Data sampai hari ini tidak seperti 2010. Tolong jangan diinformasikan dengan judul 2010 lho ya. Karena menakutkan kalau 2010 itu. Ini cenderung seperti 2006 tetapi intensitasnya lebih tinggi," kata Hanik.
Letusan Merapi pada 2010 menyebabkan lebih 300 orang tewas. Salah satu korban adalah Mbah Maridjan, juru kunci Merapi.