kumparan
29 Agu 2018 17:10 WIB

BSSN Deteksi Ada yang Coba Serang Sistem IT Asian Games

Konferensi pers BSSN terikait syber security di gedung KOI, Senayan, Jakarta. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menemukan adanya sejumlah gangguan siber selama gelaran Asian Games berlangsung.
ADVERTISEMENT
Kepala BSSN Djoko Setiadi menyebut berbagai anomali tersebut sempat bermunculan pada sistem IT Asian Games. Namun, upaya serangan tersebut berhasil diantisipasi.
"Berbagai anomali dapat ditemukan tapi tidak berlanjut ke insiden siber. Insyaallah (tidak ada serangan lagi) hingga berakhir Asian Games ini," kata Djoko di Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Senayan, Jakarta (29/8).
Pengunjung bersantai sambil nonton bareng (nobar) Asian Games 2018 di tenda Asian Fest, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (25/08/2018). (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Namun, Djoko enggan menjelaskan lebih lanjut perihal temuan tersebut. "Jadi kalau mungkin lebih lengkapnya secara kronologis nanti saya siapkan setelah selesainya acara (Asian Games), suapaya lebih sempurna," terangnya.
Di sisi lain, Djoko berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung gelaran Asian Games dan atlet Indonesia dengan bijak dalam bersosial media.
"BSSN mengimbau masyarakat untuk berperilaku positif mendukung gelaran Asian Games 2018 dengan cara bijak bermedsos dengan memberikan komentar yang baik terutama kepada semua atlet yang berjuang untuk mengharumkan nama bangsa," pungkas.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, BSSN diketahui telah mengadakan pertemuan tertutup dengan IT INASGOC dan Tim Satgas IT Kominfo terkait anomali tersebut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan