Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0


ADVERTISEMENT
Budi Karya Sumadi sudah memenuhi panggilan Jokowi. Usai bertemu Jokowi, ia membeberkan, akan kembali menjadi Menteri Perhubungan di periode 2019-2024.
ADVERTISEMENT
"Saya diminta Presiden untuk melanjutkan tugas saya sebagai Menteri Perhubungan," kata Budi Karya di Istana Negara, Selasa (22/10).
Menurut dia, kepercayaan Jokowi ini akan dibayar dengan kerja keras. Tugas ini, lanjut Budi, merupakan tugas yang menantang, seperti membangun konektivitas untuk mendukung kemajuan pariwisata.
"Menjadikan Indonesia lebih baik sangat challenging. Indonesia begitu banyak potensinya. Raja Ampat, Labuan Bajo, begitu bagus Saya pikir sebagai anak bangsa kita wajib mendukung visi misi Presiden," ungkap dia.
Kata Budi, ada tugas khusus yang ditetapkan Presiden sejak setahun terakhir. Di antaranya membangun berbagai fasilitas, baik itu bandara, pelabuhan dan aksesibilitas lainnya.
Hal ini dilakukan guna mendukung pariwisata di Indonesia. "Kalau itu bisa berjalan di Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Manado, Jogja, pasti turis kita akan meningkat," ujar Budi.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, ia juga dititipkan untuk membenahi konektivitas guna mendukung distribusi logistik. Baik di kota maupun daerah-daerah terpencil.
Budi Karya juga sebelumnya menjadi bagian kabinet Jokowi periode 2014-2019.