kumparan
19 Feb 2018 17:55 WIB

Bupati Nganjuk Taufiqurrahman Segera Disidang

Bupati Nganjuk Taufiqurrahman di KPK (Foto: Garin Gustavuan/kumparan)
Penyidik KPK telah merampungkan berkas kasus dugaan suap promosi jabatan dan gratifikasi dengan tersangka Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Taufiq akan segera menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya.
ADVERTISEMENT
"Untuk kepentingan persidangan, tersangka TFR (Taufiq), hari ini dipindah ke Lapas Kelas I Surabaya (Lapas Medaeng)," kata Febri ketika dikonfirmasi, Senin (19/2).
Terkait hal tersebut, Taufiq menyatakan siap untuk menjalani persidangannya. "Ya siap (untuk menjalani persidangan)," ucap Taufiq usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (19/2).
Taufiq ditetapkan sebagai tersangka kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kabupaten Nganjuk senilai Rp 300 juta. Dia juga diduga menerima gratifikasi senilai Rp 2 miliar terkait proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nganjuk tahun 2015.
Dalam kasus ini, KPK setidaknya memeriksa sebanyak 13 orang saksi yang terdiri dari beberapa unsur PNS Kabupaten Nganjuk. Mereka adalah Kepala UPTD Nganjuk, Kepala RSUD Kertosono Nganjuk, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Nganjuk, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk, Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Kepala SMPN 13 Ngronggot, dan Kepala SMPN 1 Tanjung Anom.
ADVERTISEMENT
Selain melibatkan Taufiq, KPK juga menetapkan empat orang tersangka lainnya. Yakni Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Nganjuk Ibnu Hajar, Kepala SMP Negeri 3 Nggrogot Suwandi, Kabag Umum RSUD Nganjuk Mokhammad Bisri, dan Kadis Lingkungan Hidup Nganjuk Haryanto.
Dalam kasus ini, KPK juga menyita aset-aset yang dimiliki Taufiq. Di antaranya satu unit Jeep Wrangler Sahara Artic 4D tahun 2012 warna abu-abu dan satu unit mobil Smart Fortwo warana abu-abu tua.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan