Bupati Tangerang Minta Kemenpan RB Kaji Ulang Penghapusan Tenaga Honorer

24 Juni 2022 14:37
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar pertemuan dengan perwakilan tenaga honorer dari berbagai bidang, mulai guru hingga pegawai pemerintahan. Pertemuan itu untuk membahas rencana pemerintah pusat yang akan menghapus tenaga honorer.
ADVERTISEMENT
"Kita telah menyerap apa yang menjadi pendapat, keluhan dan saran dari para tenaga honorer di Kabupaten Tangerang. Dan, sebagai tindak lanjut, kami pun meminta agar pemerintah pusat atau Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), bisa mengkaji atau merevisi aturan itu," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Jumat (25/6).
Zaki menyebutkan, ada beberapa poin yang harus direvisi kembali oleh Kemenpan RB dalam rencana penghapusan tenaga honorer itu. Lantaran tenaga honorer di daerah diyakini masih sangat dibutuhkan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Di daerah itu masih perlu tenaga honorer jadi kita harap aturan bisa direvisi oleh kementerian," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum Honorer Kategori 2 Indonesia, Wahrudin mengatakan secara keseluruhan ada 16 ribu tenaga honorer yang terancam atas rencana penghapusan tersebut.
ADVERTISEMENT
"Dari data BKSDM, ada 16 ribu tenaga honorer baik itu tenaga honorer biasa, ataupun K2, tapi dari belasan ribu itu, untuk honorer K2 ada 600-an,"
"Dan dari pertemuan tadi, poin yang kita sampaikan intinya pemerintah daerah bisa membantu kami untuk merevisi atau menolak atau merevisi aturan penghapusan itu, ditambah adanya pemetaan penempatan kami (honorer) sebanyak-banyaknya," ungkapnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020