Buya Syafii, diskusi "Menjaga KPK, Mengawal Seleksi Pimpinan KPK" di Gedung KPK, Jakarta
9 Oktober 2019 15:31

Buya Syafii: Revisi UU KPK Gegabah, Perppu Kini Ibarat Simalakama

Buya Syafii: Revisi UU KPK Gegabah, Perppu Kini Ibarat Simalakama (147409)
Buya Syafii saat menghadiri diskusi "Menjaga KPK, Mengawal Seleksi Pimpinan KPK" di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (28/8). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab dipanggil Buya Syafii, turut berkomentar mengenai polemik revisi UU KPK. Dia mengatakan, pembahasan revisi UU KPK terlalu gegabah sehingga baru disahkan langsung dipertimbangkan Perppu.
ADVERTISEMENT
"Perppu itu kan maunya kan kembali kepada undang-undang lama. Saya sesungguhnya enggak keberatan revisi itu, tapi caranya enggak seperti gegabah seperti ini," kata Buya Syafii usai menghadiri seminar dan launching buku di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (9/10).
Mestinya, kata Buya, pembahasan revisi melibatkan langsung pimpinan KPK dalam prosesnya. Namun, sekarang revisi UU KPK ini sudah menjadi isu politik dan telah terbangun perbedaan pendapat yang kuat.
"(Misalnya) KPK-nya diundang. Ada beberapa yang perlu direvisi, tapi karena sudah menjadi isu politik jadi sekarang antara partai politik, DPR, dan massa, sudah berbeda pendapat ya dan banyak yang minta Perppu," ujarnya.
Buya menyebut, keputusan Jokowi soal Perppu KPK memang tidak mudah. Satu sisi publik yang ditunjukkan dengan demonstrasi besar-besaran mendesak Perppu, namun DPR menolak.
ADVERTISEMENT
"Saya rasa memang ndak mudah ini. Saya katakan begini, seperti buah simalakama, kalau dimakan bapak mati, tidak dimakan ibu mati. Gitu ya, tapi harus ada keputusan. Saya berharap presiden akan mengambil keputusan yang tegas tapi arif," tutupnya.