kumparan
News8 Maret 2020 11:51

Cak Imin: Mohon Maaf Buruh, Ekonomi RI Masih Bertumpu pada Kekuatan Investasi

Konten Redaksi kumparan
PTR - Muhaimin Iskandar di Clubhouse
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di acara bakti sosial pemeriksaan kesehatan reproduksi perempuan di Clubhouse, Jakarta, Minggu (8/3). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis di JGC, Jakarta Timur. Acara tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Perempuan Internasional.
ADVERTISEMENT
Dalam sambutannya, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengakui ekonomi Indonesia masih bertumpu pada kekuatan investasi. Ia menyebut, tak bisa dihindari bahwa buruh dan petani belum mampu menjadi penopang ekonomi Indonesia.
“Berbagai upaya pembangunan terus kita lakukan. Mohon maaf hari ini mungkin buruh, pekerja belum menjadi subjek utama. Karena memang ekonomi Indonesia masih bertumpu pada kekuatan investasi semata,” kata Cak Imin di JGC, Jakarta Timur, Minggu (8/3).
"Buruh dan petani, dan tonggak ekonomi menengah ke bawah belum menjadi kekuatan penyangga yang kokoh," lanjut Cak Imin.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin mengajak seluruh buruh bekerja keras agar bisa menjadi penopang ekonomi Indonesia.
Muhaimin Iskandar di JGC
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (tengah) dalam acara Hari Perempuan Internasional di JGC, Jakarta Timur, Minggu (8/3). Foto: Mirsan/kumparan
"Karena itu mari kita kerja terus, berjuang terus agar buruh menjadi tuan di negeri sendiri," tutur Wakil Ketua DPR ini.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Cak Imin menegaskan PKB terus berkomitmen melanjutkan cita cita reformasi. Sebab, sebagai partai yang lahir di era reformasi, PKB memiliki tanggung jawab tersebut.
"Agar kesejahteraan benar-benar nyata dan dapat dirasakan oleh rakyat kita," jelas dia.
Acara ini dihadiri ratusan peserta, turut hadir dalam acara tersebut Presiden KSBSI Elly Rosita. Selain pemeriksaan kesehatan, acara tersebut juga diisi dialog antisipasi virus corona, edukasi terkait Omnimbus Law. Hingga saat ini acara tersebut masih berlangsung.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan