kumparan
27 Agustus 2019 12:43

Capim KPK Irjen Antam Siap 'Hajar' Polisi yang Korupsi

Antam Novambar saat wawancara dan uji publik capim KPK di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa, (27/8). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Irjen Pol Antam Novambar menjalani wawancara terbuka dan uji publik calon pimpinan KPK di Gedung Kemensetneg, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
Dalam sesi tanya jawab, Antam menegaskan tidak akan tersandung konflik kepentingan bila nantinya terpilih sebagai pimpinan KPK.
Hal itu ia sampaikan menjawab pertanyaan anggota Pansel Capim KPK, Harkristuti Harkrisnowo.
"Bila terpilih nanti, terus ada tersangka dari kolega di Polri atau pejabat lain, bagaimana?" tanya Harkristuti, Selasa (27/8).
Capim KPK Antam Novambar (kiri) dan Ketua pansel KPK Yenti Garnasih berbincang saat wawancara dan uji publik capim KPK di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa, (27/8). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Antam menjawab, ia tetap memproses hukum siapa pun tanpa melihat latar belakangnya. Tetapi proses hukum itu, kata Antam, tak perlu membuat kegaduhan di publik.
"Saya orang Sunda. Ada pepatah, 'memancing ikannya dapat, airnya enggak keruh'. Kita tetapkan, tegakkan hukum tanpa bikin kegaduhan. Kalau pejabat ya tangkap, enggak usah di koran-koran," jawab Antam.
Pertanyaan itu kembali ditegaskan oleh Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih. Guru Besar Hukum Universitas Trisakti itu bertanya apakah Antam mau melepas semua kepentingan bila ada senior atau anggota Polri lainnya yang dijerat KPK.
ADVERTISEMENT
"Hajar," jawab Antam singkat sekaligus menutup sesi wawancara.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan