News
·
16 Agustus 2020 7:31

Cekcok Mumtaz Rais di Pesawat Garuda Berujung Maaf, Yakin Selesai Kekeluargaan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Cekcok Mumtaz Rais di Pesawat Garuda Berujung Maaf, Yakin Selesai Kekeluargaan (2538)
searchPerbesar
Mumtaz Rais. Foto: Instagram/@mumtaz.rais
Putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, tengah menjadi sorotan karena insiden cekcok dengan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango di pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Rabu (12/8).
ADVERTISEMENT
Cekcok ini bermula dari cerita Nawawi Pomolango yang menyebut Mumtaz Raiz menggunakan ponselnya dan asyik bertelepon saat pesawat mengisi bahan bakar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Nawawi menjelaskan, awak kabin sudah berupaya mengingatkan Mumtaz untuk berhenti menggunakan ponselnya. Namun imbauan itu tak diindahkan, sehingga ia ikut mengingatkan.
Cekcok Mumtaz Rais di Pesawat Garuda Berujung Maaf, Yakin Selesai Kekeluargaan (2539)
searchPerbesar
Nawawi Pomolango dan Mumtaz Rais. Foto: ANTARAFOTO & Instagram Mumtaz Rais
Namun menurut Nawawi, Mumtaz Rais tak terima dengan imbauan Nawawi. Awak kabin dan rekannya pun mencoba menenangkan Mumtaz Rais, tetapi putra Amien Rais itu tetap mengucapkan kata-kata tak pantas ke Nawawi, seperti pahlawan kesiangan.
"Tidak pernah ada acara 'maaf-memaafkan' antara yang bersangkutan dengan saya, bahkan yang bersangkutan meski telah ditenangkan awak kabin dan rekannya, masih terus mengucapkan kata-kata: 'pahlawan kesiangan'," kata Nawawi.
ADVERTISEMENT
Nawawi pun melaporkan insiden cekcok itu ke pihak berwenang di Bandara Soekarno-Hatta usai landing. Menurutnya, tak ada permintaan maaf langsung dari Mumtaz Rais usai sampai di Bandara Soekarno-Hatta.
Cekcok Mumtaz Rais di Pesawat Garuda Berujung Maaf, Yakin Selesai Kekeluargaan (2540)
searchPerbesar
Mumtaz Rais. Foto: Instagram/@mumtaz.rais
Mumtaz Rais pun akhirnya meminta maaf atas insiden ini melalui keterangan resminya pada Sabtu (15/8). Permohonan maaf pun ia sampaikan kepada Nawawi dan pihak Garuda Indonesia.
"Atas nama pribadi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi, menyusul peristiwa di kabin pesawat Garuda rute Gorontalo-Makassar-Jakarta," ujar Mumtaz Rais.
Pihak Garuda Indonesia pun menerima permintaan maaf Mumtaz Rais dan mengapresiasinya. Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra meminta hal ini menjadi pembelajaran ke depannya.
Mumtaz Rais mengaku khilaf atas perbuatannya dan tak sepantasnya terjadi. Menurutnya, saat kejadian tengah dalam kondisi lelah sehingga tak bisa mengontrol emosinya.
ADVERTISEMENT
"Saya mengaku khilaf dan telah melakukan tindakan yang tidak sepantasnya. Pada saat itu saya sedang mengalami kelelahan dan terpancing emosi. Namun tetap tindakan itu tidak dapat dibenarkan dan saya meminta maaf sebesar-besarnya," kata dia.
Mumtaz Rais mengatakan, permasalahan yang terjadi di dalam pesawat telah sesuai usai tiba di Bandara Soekarno-Hatta. "Saya pikir ketika sudah turun dari pesawat itu sudah selesai permasalahannya," terangnya.
Cekcok Mumtaz Rais di Pesawat Garuda Berujung Maaf, Yakin Selesai Kekeluargaan (2541)
searchPerbesar
Mumtaz Rais. Foto: Instagram/@mumtaz.rais

Mumtaz Rais Sebut Ada Kesalahpahaman dengan Nawawi

Mumtaz Rais menyebut ada kesalahpahaman yang terjadi dengan Nawawi. Menurutnya, Nawawi mengira ia tengah cekcok dengan pramugari soal pemakaian ponsel, namun ternyata tidak demikian.
"Yang ada memang terjadi kesalahpahaman antara Bapak Nawawi sama saya. Ini personal antara penumpang dan penumpang. Saya tidak menyalahkan Pak Nawawi. Mungkin Pak Nawawi enggak mendengar pembicaraan saya dengan pramugari. Mungkin beliau punya tebak-tebakan kalau saya sama pramugari lagi eyel-eyelan (cekcok). Padahal pramugari justru menyarankan untuk di depan lebih jelas suaranya karena lagi refueling," ujarnya.
Cekcok Mumtaz Rais di Pesawat Garuda Berujung Maaf, Yakin Selesai Kekeluargaan (2542)
searchPerbesar
Mumtaz Rais. Foto: Instagram/@mumtaz.rais
Terkait aduan Nawawi ke pihak kepolisian, Mumtaz Rais belum mengetahuinya. Namun, Mumtaz Rais berkeyakinan masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Pasalnya Nawawi merupakan sosok yang teduh.
ADVERTISEMENT
"Saya yakin bisa diselesaikan kekeluargaan karena Pak Nawawi pribadi yang sangat teduh," katanya
Terlepas dari semua itu, Mumtaz Rais sangat menghormati Nawawi sebagai tokoh yang berkompeten di bidangnya. Terkait peristiwa yang terjadi, Mumtaz juga telah menghubungi dengan Nawawi.
"Bukan cuma maaf-maafan, malah sudah ngobrolin yang lain politik, hukum, agama, sudah cair," jelasnya.
kumparan telah mencoba menghubungi Nawawi terkait permintaan maaf Mumtaz Rais, namun belum mendapat respons.
----------------------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona