News
·
24 November 2020 16:26

Cerita Megawati di-Lockdown oleh Puan: yang Boleh Ditemui Hanya Presiden

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Cerita Megawati di-Lockdown oleh Puan: yang Boleh Ditemui Hanya Presiden (244795)
Megawati Soekarnoputri ketika memberikan pengarahan usai pengumuman calon kepala daerah di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (19/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menceritakan telah di-lockdown selama sembilan bulan oleh keluarganya akibat pandemi COVID-19. Imbasnya, Megawati hanya bisa beraktivitas dari rumahnya, salah satunya menjadi pembicara webinar secara virtual.
ADVERTISEMENT
Menurut dia, anak-anaknya kerap 'memaksa' ibunya untuk di rumah saja karena sudah berumur 73 tahun dan rentan terpapar virus corona.
"Itu susahnya, saya di-lockdown sama keluarga anak saya karena saya sudah berumur. Wah protokolnya, 'makanya mama hanya boleh keluar webinar, enggak boleh ketemu orang'," cerita Megawati dalam dalam paparan virtual acara 'Pembukaan Pameran Daring Bung Karno dan Buku-bukunya', Selasa (24/11). Turut hadir dalam acara itu Mendikbud Nadiem Makarim.
Bahkan, ia sempat bercanda kepada putrinya yang juga Ketua DPR, Puan Maharani, yang bersikukuh meminta ibunya tidak boleh keluar rumah. Puan, diceritakan Megawati, hanya membolehkan ibunya keluar hanya jika dipanggil oleh Presiden Jokowi.
Cerita Megawati di-Lockdown oleh Puan: yang Boleh Ditemui Hanya Presiden (244796)
Megawati Soekarnoputri didampingi Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Foto: AFP/Adek Berry
"Saya sampai guyon, saya bilang sama Mbak Puan, putri saya, Ketua DPR. Saya suka bilang gini, Ketua DPR, kalau mama masih punya anak, mama nih sekarang sudah punya satu bayi. 9 bulan lho saya, mamanya di-lockdown enggak boleh keluar. Oh, yang boleh ditemui hanya kalau presiden manggil," kata Megawati sambil terkekeh.
ADVERTISEMENT
Megawati juga menceritakan betapa khawatirnya Puan dan keluarga selama pandemi corona. Maka dari itu, alasan mereka me-lockdown Megawati karena keluarga begitu menyayangi Ketua Umum PDIP itu.
"Yailah aku bilang, kamu nih siapa. 'Enggak, kita kan sayang sama mama. Bayangkan sekarang banyak orang kena, gimana dong'. Waduh, itu urusan Menteri Kesehatan saya bilang," tutup Megawati.