kumparan
20 Desember 2018 19:11

Dahnil: Prabowo Akan Bertemu SBY untuk Dengar Masukan soal Pilpres

LIPSUS PP MUHAMMADIYAH, Dahnil Anzar Simanjuntak
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Krimsus, Polda Mertojaya, Jakarta, Jumat (23/11/2018). (Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Jumat (21/12) besok. Ketua Umum Partai Gerindra itu akan menyambangi kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 15.00 WIB.
ADVERTISEMENT
"Besok Pak Prabowo akan menemui Pak SBY di Kuningan pukul 15.00 sore. Tentunya bicara banyak hal," kata Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar, di kantor sekretariat BPN Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (20/12).
Menurut Dahnil, kedua jendral purnawirawan TNI itu akan membahas terkait evaluasi sekaligus langkah strategis yang akan dilakukan ke depan.
“Kalau dua jenderal besar bertemu pasti membahas strategi pemenangan kampanye. Tentunya juga situasi politik terkini dan evaluasi masa kampanye," ujar Dahnil.
Prabowo Subianto,  SBY, Kertanegara
Prabowo Subianto dan SBY usai menggelar pertemuan di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Senin (30/7). (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Meski begitu, Dahnil menjelaskan, kedatangan Prabowo ke kediaman SBY sebagai junior. Menurutnya, Prabowo akan lebih banyak mendengarkan masukan-masukan dari presiden RI ke-6 itu.
“Jadi Pak Prabowo posisinya sebagai orang yang lebih junior dibandingkan Pak SBY dalam konteks politik. Pak Prabowo akan banyak dengarkan saran-saran dari Pak SBY,” terang Dahnil.
ADVERTISEMENT
“Pak Prabowo merasa sangat penting keberadaan Pak SBY di tim kita. Pak Prabowo selalu bilang posisi Pak SBY di tim itu gimana, enggak ada tempat yang pas karena beliau sebagai orang yang sangat tinggi sekali,” imbuhnya.
Meski sebelumnya SBY dan Demokrat dinilai kurang masif mengampanyekan Prabowo-Sandi, Dahnil memastikan bahwa presiden RI dua periode itu akan turun dan bergerak bersama dalam pemenangan Prabowo-Sandi.
“Yang jelas Pak SBY pasti bergerak, Mas AHY bergerak, teman-teman Demokrat juga bergerak. Saya selalu bilang AHY ini masternya, di politik ini enggak ada yang bisa melawan keunggulan SBY, kelihaian SBY karena dua kali kontestasi pilpres sukses. Jadi Pak SBY dan Demokrat pasti tahu kapan harus terjun, kapan harus menahan diri,” tutupnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan