News
·
19 Oktober 2017 11:42

Dari 7 Juta Pekerja Konstruksi, yang Punya Sertifikat Baru 9%

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Dari 7 Juta Pekerja Konstruksi, yang Punya Sertifikat Baru 9% (89489)
Pekerja Sektor Konstruksi (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Presiden Joko Widodo hari ini menyerahkan 9.700 sertifikat kepada para pekerja konstruksi di seluruh Indonesia. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Jokowi di Stadion GBK, Senayan, Jakarta.
ADVERTISEMENT
Adapun target jumlah sertifikat yang akan dibagikan pemerintah di tahun ini sebesar 500.000 lembar. Cara ini dilakukan mengingat jumlah pekerja konstruksi di Indonesia yang bersertifikat masih cukup minim.
"Kira-kira ada 7 juta pekerja tapi yang bersertifikat baru 9% atau 600.000, dikit sekali yang pegang sertifikat. Maka sangat beruntung sekali kalau bapak-bapak ini sudah pegang sertifikasi tenaga kerja konstruksi Indonesia," ungkap Jokowi, Kamis (19/10).
Dari 7 Juta Pekerja Konstruksi, yang Punya Sertifikat Baru 9% (89490)
Pekerja Sektor Konstruksi (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Jokowi berharap dengan pembagian sertifikat ini mampu meningkat mutu para pekerja konstruksi di Indonesia.
"Sertifikasi ini akan tingkatkan kualitas SDM kita. Kita jadi tahu manajemen proyek sebuah lokasi, gimana mengatur kelola keselamatan yang ada, bagaimana memasang bahan-bahan sehingga betul-betul tepat dan presisi sesuai yang dibutuhkan proyek," paparnya.
ADVERTISEMENT
Terakhir, Jokowi juga meminta ajang bagi-bagi sertifikat gratis oleh pemerintah jangan sampai disalahgunakan untuk meraup keuntungan oleh pihak tertentu.
"Jangan sampai program percepatan jadi ajang jual beli sertifikasi jadi peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi tak tercapai," sebutnya.
Sebelumnya, di bulan Agustus 2017 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membagikan 3.255 sertifikat kepada para pekerja konstruksi. Sepanjang 2017, ada 300.000 pekerja konstruksi yang sudah bersertifikat.