News
·
7 September 2020 19:54

Data Corona Mingguan di RI: Positivity Rate Naik, Tingkat Kesembuhan Turun

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Data Corona Mingguan di RI: Positivity Rate Naik, Tingkat Kesembuhan Turun (49448)
Ilustrasi corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan
Pertumbuhan kasus positif corona di Indonesia terus melonjak. Kurvanya konsisten naik selama 6 bulan sejak kasus pertama mengemuka.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang diolah kumparan, kasus corona pada 31 Agustus - 6 September 2020 mencapai 22.056. Ada kenaikan sebesar 19,11 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Ini sekaligus menjadi rekor terbaru pertumbuhan kasus corona pekanan. Untuk pekan ini, kasus corona harian tertinggi mencapai 3.662, terjadi pada 3 September 2020.

Positivity Rate Melonjak

Meski kasus baru di pekan ini meningkat, jumlah tes corona (PCR dan TCM) yang dilakukan lebih rendah dibandingkan data pekan lalu. Ini mengakibatkan positivity rate corona di Indonesia justru melonjak.
Positivity rate merupakan rasio antara jumlah kasus positif dengan total tes yang dilaksanakan. Angka positivity rate yang besar akan berbanding lurus dengan besarnya kemungkinan kasus baru.
ADVERTISEMENT
Dalam kriteria epidemiologi yang diterbitkan WHO, wabah corona dapat terkontrol jika positivity rate ada di bawah 5 persen. Itu pun harus terjadi selama dua pekan terakhir.
Pada periode 24-30 Agustus 2020, positivity rate Indonesia ada di angka 14,76 persen. Sementara itu, pada periode 31 Agustus - 6 September 2020 mencapai 18,55 persen. Angka-angka ini masih jauh dari standar yang ditetapkan WHO.

Tingkat Kesembuhan Turun

Jumlah kasus baru yang bertambah secara drastis mengakibatkan tingkat kesembuhan turun.
Turunnya tingkat kesembuhan terjadi dalam dua pekan terakhir. Pada 17-23 Agustus 2020, tingkat kesembuhan ada di angka 102,94 persen. Angka ini kemudian anjlok menjadi 65,24 persen pada 31 Agustus-6 September 2020.
Sementara itu, tingkat kematian di Indonesia masih berada di kisaran 3 persen. Pada pekan ini, tingkat kematian ada di angka 3,09 persen.
ADVERTISEMENT
****
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)