kumparan
17 April 2019 13:21

Datang ke TPS 009 Gayamsari seperti ke Pesta Pernikahan, Ada Prasmanan

TPS 9 Gayamsari Semarang Yang Disulap Bak Pesta Pernikahan
Susana di TPS 9 Gayamsari Semarang Yang Disulap Bak Pesta Pernikahan. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
Memerangi golput dalam pemilu dilakukan oleh banyak warga Semarang dengan menghias TPS. Salah satu idenya yaitu menghias TPS seperti tempat pesta pernikahan. Ini terjadi di TPS 09 RT 2 RW 4 Medoho Seruni, Gayamsari, Semarang.
ADVERTISEMENT
TPS tersebut menarik perhatian lantaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta warganya mengonsep pesta pernikahan lengkap dengan pelaminan dan juga prasmanan di TPS itu.
"Ini tadi ada snack, soto, dikonsep seperti pernikahan," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sambirejo, Atmadji (59), Rabu (17/4).
TPS 9 Gayamsari Semarang Yang Disulap Bak Pesta Pernikahan
Susana di TPS 9 Gayamsari Semarang Yang Disulap Bak Pesta Pernikahan. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
Atmadji menjelaskan, konsep tersebut memang dipilih untuk menarik minat warga setempat agar lebih bersemangat untuk menggunakan hak pilih
"Ini kan terbukti, sejak jam 6 itu sudah ramai antre untuk nunggu pukul 07.00 WIB. Kita sediakan makanan itu sampai siang. Jadi jangan khawatir kehabisan," katanya.
TPS 9 Gayamsari Semarang Yang Disulap Bak Pesta Pernikahan
Susana di TPS 9 Gayamsari Semarang Yang Disulap Bak Pesta Pernikahan. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
Kampung tersebut memang selalu menghias TPS untuk mengurangi tingkat golput. Jika ada yang golput, maka disebabkan oleh hal-hal mendesak.
"Kalau tidak datang, saya jemput," ujar Atmadji.
TPS 9 Gayamsari Semarang Yang Disulap Bak Pesta Pernikahan
Susana di TPS 9 Gayamsari Semarang Yang Disulap Bak Pesta Pernikahan. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
Pantauan kumparan, pesta demokrasi bak pesta pernikahan itu disambut baik warga. Nampak para warga yang datang berduyun-duyun datang ke TPS. Mereka juga berpakaian rapi layaknya menghadiri resepsi pernikahan.
ADVERTISEMENT
"Iya ini bagus idenya, petugasnya pakai baju adat juga semakin terasa mirip lagi datang ke orang manten (pesta pernikahan). Senang juga ada makanan sama minuman. Lengkaplah," ujar Sutomo, warga setempat usai nyoblos.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan